SUMENEP, nusainsider.com — Hari Ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar lomba karapan kambing. Minggu, 12 Maret 2023.
Pasalnya, Event tersebut merupakan kolaborasi dari Disbudporapar, BPBD, DKPP, Kecamatan Bluto dan Kecamatan Saronggi selaku tuan rumah pada acara tersebut.
Lomba tersebut digelar di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep. Panitia mematok target 72 peserta yang bisa mengikuti lomba tersebut.
Nantinya, puluhan pemilik kambing karapan se Madura, bahkan luar Madura sudah menyatakan ikut berpartisipasi dalam event ini.
Di mana, karapan kambing tersebut juga merupakan budaya turun temurun yang harus terus dijaga kelestariannya.
Berbicara Pulau Madura tak hanya populer dengan budaya lokal karapan sapi. Tradisi lainnya yang tak kalah menarik adalah karapan kambing. Lomba adu kecepatan ini juga merupakan warisan turun-temurun yang harus terus dijaga kelestariannya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi, saat membuka kejuaraan Kerapan Kambing Championship 2023 berharap kegiatan tersebut dapat membangkitkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 dua tahun terakhir.
“Kegiatan ini (Kerapan Kambing, red) merupakan salah satu cara pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat,” katanya saat memberikan sambutan. Minggu (12/03/2023).
Selain itu, lanjut Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, kejuaraan Kerapan Kambing yang dilaksanakan di Desa Tanjung itu dalam rangka melestarikan budaya lokal di Kabupaten yang berjuluk Kota Keris.
“Ini merupakan budaya lokal yang harus kita lestarikan, dari itu kami pemerintah daerah menggelar kejuaraan ini untuk memberikan contoh kepada generasi muda yang akan datang,” ujar Bupati Fauzi.
Tak lupa, Orang nomor wahid di kabupaten sumenep itu juga mengucapkan terimakasih kepada panitia dan semua yang terlibat atas suksesnya kejuaraan Kerapan Kambing Championship.
“Saya ucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya dan semoga kerapan kambing ini tetap konsisten sehingga tahun depan bisa digelar kembali,” ucap Bupati Fauzi.
Sementara itu, Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan menuturkan bahwa pada event karapan kambing tidak ada kriteria khusus dari jenis kambing yang digunakan.
“Di mana, sebanyak 72 peserta akan mengikuti karapan kambing yang masuk final dari babak penyisihan sebelumnya, dan ini Karapan Kambing bagian dari rangkaian kegiatan kalender Sumenep tahun 2023,” kata Iksan, saat dikonfirmasi baru-baru ini oleh sejumlah media, Minggu (12/3).
Iksan mengungkapkan, kegiatan karapan kambing diharapkan menjadi wisata lokal khas Sumenep yang akan menarik minat wisatawan lokal, wisatawan domistik maupun wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Sumenep.
“Disisi lain dari kegiatan karapan Kambing, diharapkan bisa mengembangkan produk lokal UMKM, untuk itu, mengajak seluruh warga untuk hadir memeriahkan acara karapan Kambing, tentunya dengan hadiah pemenang yang akan disiapkan 6 unit sepeda motor,” harap Iksan.
Pihaknya menambahkan, bahwa pada hari Minggu, 12 Maret 2023 ada tiga even sekaligus yang akan digelar, diantaranya lomba Burung Puter Piala Bupati (lokasi di Parsanga) pukul 08.30, Karapan Kambing pukul 10.00 dan Dragbike di Lingkar Barat pukul 12.00.
Dikonfirmasi terpisah, Sebelumnya, Ketua Paguyuban Karapan Kambing, H Yadik, mengaku senantiasa berupaya untuk melestarikan budaya karapan Kambing agar tetap terjaga kelestariannya.
“Kegiatan karapan Kambing juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara sesama penggemar karapan Kambing dan masyarakat lainnya,” katanya
Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Sumenep, utamanya Bupati Achmad Fauzi karena sudah mendukung penuh event karapan kambing tersebut.
“Pihaknya akan selalu siap untuk mensukseskan rangkaian kalender even yang digagas oleh Bupati Fauzi tahun ini dan yang akan datang,” pungkasnya.
![]()
















