Kejuaraan Pencak Silat Tradisi Piala FBJP ke-1 Tahun 2023 Antar Pelajar Sukses Digelar

- Pewarta

Jumat, 23 Juni 2023 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Kejuaraan pencak silat tingkat SD, SLTP, dan SLTA ini berakhir setelah final yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (22/6/2023) kemarin.

Para pendekar cilik yang masuk final sebelumnya mengikuti babak penyisihan di Mangga Dua Square pada Sabtu (17/6/2023) lalu.

Mengusung tema “Garda Budaya Pencak Silat, Garda Budaya Indonesia”, Piala FBJP antar pelajar yang digelar untuk pertama kalinya ini menjadi ajang mencari bakat pesilat muda di DKI Jakarta.

“Alhamdulillah Kejuaraan Pencak Silat Tradisi Piala Forum Budaya Jakarta Pesisir (FBJP) ke-1 Tahun 2023 antar pelajar se-DKI Jakarta berjalan lancar. Semua ini berkat kerja keras dari semua pihak yang memiliki pandangan yang sama sebagai ajang silaturahmi, melestarikan tradisi dan mencari bakat pesilat dari kalangan pelajar,” ujar Darno, selaku Panitia Pelaksana dalam keterangannya kepada nusainsider.com, Jumat(23/6/2023).

Baca Juga :  Upaya Perlawanan Terhadap KSP Moeldoko, Proklamasi Memanggil II Akan Kembali Di Gelar Disini

Bang Darno, sapaan akrab Sekjen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jakarta Utara ini mengatakan, kejuaraan ini akan menjadi agenda tahunan FBJP.

Bang Darno dari PS Sawung Galing, yang juga Sekertaris Jendral Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jakarta Utara mengapresiasi  semangat para peserta.

“Luar biasa antusias para peserta, kami sangat mengapresiasi sekali, ke depannya acara kejuaraan ini bisa berlangsung lebih baik lagi dari yang sekarang,” kata Bang Darno didampingi Eko yang juga panitia.

Keduanya sangat berterima kasih sekali kepada semua perguruan yang ikut dalam acara perdana kejuaraan Piala FBJP ke-1 2023.

Baca Juga :  Kemiskinan Kota Bogor Meningkat, ini kata ketua komisi IV

“Kami sangat bangga tentunya acara ini bisa terselenggara dengan lancar . Semoga di tahun depan acara kejuaraan Piala FBJP ke-2, bisa lebih meriah lagi. Bisa lebih ramai lagi para perguruan yang bisa ikut menampilkan anak-anak didiknya,” harap Bang Darno.

Ia juga mengharapkan agar prestasi pencak silat seni tradisi bisa sejajar dengan prestasi silat lainnya seperti fighter.

“Yang kami adakan ini kejuaraan, bukan festival. Karena yang namanya festival itu bukanlah kejuaraan,” tegas pesilat dari PS Sawung Galing itu.

Ia kembali menerangkan, kejuaraan ini terbagi dalam beberapa kategori yakni perorangan putra, perorangan putri, berpasangan putra, berpasangan putri, maupun berkelompok.

“Hanya ada satu juara satu, satu juara dua, dan satu juara tiga. Jadi memang kejuaraan ini murni prestasi. Terkait untuk jalur prestasi (japres) ataupun tidak. Kami tidak menjanjikan untuk itu, tapi memang kita harus perjuangkan.

Baca Juga :  SDN Dapenda I Laksanakan IKM; Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dengan Cara Ini

Maka kami mengajak kepada seluruh penggiat-penggiat tradisi untuk memperjuangkan agar prestasi ini agar bisa jadi japres. Karena tentu ini untuk anak-anak kita,” terangnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Asosiasi Pencak Silat Tradisi Betawi (Astrabi) yang telah menginspirasi kejuaraan FBJP.

“Karena saya terinspirasi terlaksananya kejuaraan ini dari spanduk Astrabi bertuliskan “Dari Tradisi Menuju Prestasi”.

Maka saya pikir hebat sekali kalimat ini, begitu dalam maknanya. Tapi saya pikir kalimat itu kan tidak bisa hanya kita tuliskan dalam spanduk atau diucapkan hanya sekedar seremoni, memang harus kita buktikan bahwa tradisi bisa menjadi prestasi kalau sistemnya memang benar. Jadi acara ini adalah kejuaraan, bukan festival,” jelas Bang Darno.

“Kami berdua di sini sebagai pelaksana tidak terlepas dari bantuan semua pihak. Kami berdua mengucapkan terima kasih kepada IPSI Jakut, IPSI DKI Jakarta yang sudah men-support kegiatan kita dengan merekomendasikan kegiatan ini. Karena memang pencak silat itu memiliki induk organisasinya IPSI.

Adapun hal-hal lain yang kita sampaikan adalah bahwa kejuaraan perdana ini memang belum maksimal, tapi kegiatan maupun rangakaian pariabel-pariabel lainnya itu akan kami lakukan.

Misalnya dengan mengadakan kejuaraan ini kita sama-sama berkumpul, lalu kami akan merangkum personal muda dari tiap-tiap perguruan, lalu kita satukan dalam keorganisasian agar kedepannya nanti mereka mampu menjadi organisasi yang baik. Karna saya yakin kedepannya nanti merekalah yang akan memegang IPSI.

“Jadi harapan saya sebelum nanti mereka memegang IPSI mereka harus kita asah, agar saat mereka nanti jadi pengurus, IPSI yang tajam,” harap Bang Darno.

Soal Piala FBJP ke-2, lanjutnya, pihaknya akan mengumumkan jauh-jauh hari agar masing-masing perguruan dapat menampilkan anak didiknya bisa lebih matang lagi.

Baca Juga :  Dua Pendekar Cilik SDN Sunter Jaya VII Berhasil Raih Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar

“Karena ini sifatnya kejuaraan, maka setiap peserta kami wajibkan untuk membayar biaya pendaftaran sebesar Rp150 ribu. Biaya pendaftaran tersebut akan kami kembalikan dalam piagam penghargaan. Piagam sebagai peserta dan juara,” jelasnya.

Piagam penghargaan ini dalam sebuah map, dan sudah dicetak foto masing-masing peserta. Lalu setiap peserta juga mendapatkan selempang dan pin. Kenapa kita pakai selempang bukan pakai medali. Karena ini seni tradisi bukan silat pertarungan.

Jadi kalau medali itu kami anggap kurang cocok untuk seni tradisi. Karena kita bicara seni, jadi kita pakai selempang dan pin,” sambungnya.

Ia juga menjelaskan tidak adanya asuransi. Menurutnya, asuransi belum terlalu perlu kalau untuk silat tradisi.

“Maka sebagai gantinya, kami memberikan id cardnya itu dalam bentuk e-money dengan data peserta masing-masing dan tema kejuaraan,” katanya.

Kepada peserta kami berikan piagam dalam bentuk map yang di belakangnya ada kalender. Dan kalender itu sudah kami agendakan, tanggal 11 Maret 2024 pendaftaran dibuka.

Tanggal 4-5 Mei momentumnya memperingati Hari Pendidikan Nasional. Maka di hari Sabtu dan Minggu babak penyisihannya. Tetap di tanggal 22 Juni itu babak final bersamaan dengan HUT DKI Jakarta,” pungkasnya.

Sebagai informasi, babak final diikuti oleh 16 perguruan pencak silat. Di antaranya seperti, PS Sanggar Sin Lam Ba Batavia Pulo Besar 1, Sunter Jaya Jakarta Utara, PS Tjimande Pamacan Indonesia, PPS Lepas Nyata, PS Laskar Macan Betawi dan PPS Intiraga Silobet.

Kemudian PS Hijib Nur Alam, PS Persinas Asad, PS Mapsa Indonesia, Team Sea Nirt, PS Cakra Banyu Biru, PS Ngdeprok Priok, PS Sikelabang, PS TTKDH DPW 1, PPS Satrio Geni, PS Sawung Galing.

Loading

Berita Terkait

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama
Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?
Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya
Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan
Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar
Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep
Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam
Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 22:44 WIB

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama

Senin, 26 Februari 2024 - 21:21 WIB

Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?

Senin, 26 Februari 2024 - 16:45 WIB

Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya

Senin, 26 Februari 2024 - 14:20 WIB

Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan

Senin, 26 Februari 2024 - 00:07 WIB

Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:23 WIB

Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:49 WIB

Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:32 WIB

Perlu Ada Koordinasi Dan Kolaborasi,Kasi Humas Polres Minahasa Utara Ipda Deddy Kodoati

Berita Terbaru