Kepala BPBD: Mayoritas Kerusakan di Sapudi Akibat Gempa Tergolong Ringan dan Sedang

Jumat, 3 Oktober 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ach Lailiy Maulidi Kepala BPBD Sumenep saat mempersiapkan Bantuan kepada Warga terdampak Gempa di kepulauan Sapudi Sumenep

Foto. Ach Lailiy Maulidi Kepala BPBD Sumenep saat mempersiapkan Bantuan kepada Warga terdampak Gempa di kepulauan Sapudi Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Guncangan gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo yang mengguncang Kepulauan Sapudi, Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB, meninggalkan dampak kerusakan cukup serius. Ratusan rumah warga, fasilitas umum, hingga sarana pendidikan dan ibadah dilaporkan terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mencatat, mayoritas kerusakan tergolong dalam kategori ringan hingga sedang. Kendati demikian, sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat bahkan sangat berat.

“Berdasarkan laporan sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) dan pemerintah kecamatan di Pulau Sapudi, sebagian besar kerusakan rumah warga tergolong rusak ringan dan sedang,” ujar Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, Jumat (3/10/2025).

Hasil pendataan awal menunjukkan total 374 rumah warga terdampak. Rinciannya, 130 rumah rusak ringan, 133 rumah rusak sedang, 101 rumah rusak berat, dan 10 rumah masuk kategori rusak sangat berat.

Baca Juga :  Direktur RSUD Sumenep: Status Type B adalah Tanggung Jawab Tingkatkan Pelayanan

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas publik juga ikut terdampak. Tercatat 22 tempat ibadah mengalami kerusakan, dengan perincian 10 rusak ringan, 9 rusak sedang, dan 3 rusak berat.

Tidak hanya itu, 7 sarana pendidikan di Pulau Sapudi turut terdampak. Dari jumlah tersebut, 4 mengalami rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 1 rusak berat, sehingga mengganggu aktivitas belajar-mengajar.

Baca Juga :  Kabar Baik! BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Pembiayaan Tanpa Jaminan Bagi Kepala Desa dan Perangkatnya

BPBD Sumenep memastikan proses asesmen kerusakan masih terus berlangsung. Pendataan lanjutan diperlukan untuk mendapatkan angka valid yang dapat menjadi dasar kebijakan pemerintah dalam penanganan pascabencana.

“Proses asesmen masih terus dilakukan agar data yang dihimpun benar-benar akurat, sehingga menjadi dasar kebijakan pemerintah dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” tegas Ach. Laili.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Lewat KOPRIFEST, KOPRI Sumenep Tegaskan Peran sebagai Garda Depan Gerakan Perempuan
Ta’aruf Perdana, IPNU Sumenep Periode 2026–2028 Fokus Perluas Jangkauan ke Perkotaan
Cuci Kendaraan Rasa Relaksasi, Simple Car Wash Sumenep Sediakan Kursi Pijat
Fauzi As, LSM: Lapar Siang Malam
DRT The Big Family Ajak Pemuda Jaga Persatuan di Momentum Milad Pemuda Muhammadiyah
Bangun Mindset Sukses, Mahasiswa Wiraraja Digembleng Lewat Workshop PKM
Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar
Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:35 WIB

Lewat KOPRIFEST, KOPRI Sumenep Tegaskan Peran sebagai Garda Depan Gerakan Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:04 WIB

Ta’aruf Perdana, IPNU Sumenep Periode 2026–2028 Fokus Perluas Jangkauan ke Perkotaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:56 WIB

Cuci Kendaraan Rasa Relaksasi, Simple Car Wash Sumenep Sediakan Kursi Pijat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:27 WIB

Fauzi As, LSM: Lapar Siang Malam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:59 WIB

DRT The Big Family Ajak Pemuda Jaga Persatuan di Momentum Milad Pemuda Muhammadiyah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:29 WIB

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Berita Terbaru

Lifestyle

Fauzi As, LSM: Lapar Siang Malam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:27 WIB