Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas – KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kolaborasi kegiatan Suapan Cinta SKK Migas - Kei bersama Pemkab Sumenep

Foto. Kolaborasi kegiatan Suapan Cinta SKK Migas - Kei bersama Pemkab Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com  Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas – Kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) Kangean Energy Indonesia (KEI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan program Sumenep Asupan Pangan Ceria Indah Merata (Suapan Cinta) di Desa Pagerungan Kecil dan Desa Pagerungan Besar.

Program ini digagas sebagai bentuk sinergi multipihak dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sumenep, khususnya di wilayah kepulauan yang masuk dalam wilayah kerja Kangean Energy Indonesia.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menjelaskan bahwa Suapan Cinta merupakan ikhtiar bersama yang menyasar langsung masyarakat kepulauan sebagai kelompok rentan stunting.

“Program ini tidak hanya berupa penyaluran bantuan, tetapi juga edukasi. Ada Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, serta distribusi susu bagi balita dan ibu hamil,” ujar Anwar, Rabu (14/1/2026).

Menurut Anwar, pendekatan yang dilakukan dalam Suapan Cinta dirancang agar penanganan stunting lebih tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak sekadar menyerahkan PMT dan susu, tetapi juga memberikan edukasi secara langsung. Dengan begitu, ada sentuhan psikologis yang mampu memotivasi keluarga sasaran untuk lebih peduli terhadap gizi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, mengaku terbantu dengan keterlibatan langsung Pemkab Sumenep dan KEI dalam program tersebut.

“Selama ini biasanya hanya penyerahan bantuan tanpa sosialisasi langsung. Karena itu kami sangat berterima kasih kepada DPMD, SKK Migas, dan KEI yang menjadikan pulau kami sebagai lokasi awal pelaksanaan Suapan Cinta,” ungkapnya, Kamis (15/1/2026).

Ia berharap dukungan semua pihak terus berlanjut agar angka stunting di wilayahnya dapat ditekan hingga nol kasus. “Kami berharap stunting tidak ada lagi di pulau kami,” imbuhnya.

Baca Juga :  Soliditas Lintas Sektor Warnai Peringatan Hari Bhayangkara di Sumenep

Di sisi lain, Manager PGA Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho, menyatakan optimismenya terhadap keberhasilan kolaborasi penanganan stunting melalui program Suapan Cinta di Pagerungan Kecil dan Besar.

Menurutnya, pendekatan dialogis dan pendampingan langsung sangat relevan dengan kondisi masyarakat di wilayah kerja KEI.

“Kami juga terlibat dalam pemantauan pendampingan PMT serta pemberian susu bagi balita dan ibu hamil,” ujarnya.

Kampoi sapaan akrabnya menegaskan bahwa pihaknya turut berdialog langsung dengan warga sasaran, kader posyandu, serta tenaga kesehatan setempat.

“Pendekatan ini sangat bernilai karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia berharap sinergi yang dimulai melalui Suapan Cinta dapat terus berlanjut hingga target penurunan stunting tercapai.

“Mari kita dukung bersama program ini agar kehadiran pemerintah dan KEI benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial
Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:26 WIB

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Berita Terbaru