Komisi II DPRD Sumenep Dorong Kerjasama Petani Tembakau Timur Daya dengan Pengusaha Rokok Lokal

Kamis, 20 Februari 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, H Masdawi.

Foto. Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, H Masdawi.

SUMENEP, nusainsider.com Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti kondisi petani tembakau di wilayah Timur Daya yang masih menghadapi kendala dalam pemasaran.

Banyak petani di daerah ini kesulitan menjual hasil panennya karena belum adanya jaringan distribusi yang luas dan stabil.

H. Masdawi, anggota Komisi II DPRD Sumenep, mengatakan bahwa meskipun Timur Daya bukan penghasil utama tembakau, daerah ini memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

Jika ada perhatian lebih dari pemerintah dan pelaku usaha, tembakau dari Timur Daya bisa lebih kompetitif di pasaran.

Menurutnya, selama ini tembakau Timur Daya sering dianggap kurang berkualitas dibandingkan tembakau Prancak dan jenis lain yang lebih terkenal di Kabupaten Sumenep. Padahal, pada tahun 1997-1998, petani dari Guluk-guluk, Lenteng, dan sekitarnya pernah menanam tembakau di wilayah ini dengan hasil yang cukup baik dan menjanjikan, “Imbuhnya kepada Media ini, Kamis 20 Februari 2025.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ia mendorong adanya kerja sama antara petani tembakau Timur Daya dengan pengusaha rokok lokal. Dengan adanya kemitraan ini, diharapkan pemasaran tembakau bisa lebih terjamin, sehingga petani tidak mengalami kesulitan dalam menjual hasil panennya.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan 2025, Kapolres Sumenep Bersama Forpimda Tanam Jagung Serentak Kuartal IV

Langkah ini juga diharapkan dapat mengatasi ketimpangan sosial antara petani di wilayah Barat dan Timur Daya. Selama ini, petani dari Timur Daya sering kali mengalami kesulitan bersaing dengan petani dari daerah lain yang sudah lebih mapan dalam pemasaran tembakau.

Masdawi sapaan akrabnya menegaskan bahwa seluruh petani tembakau di Sumenep perlu dirangkul tanpa memandang batas wilayah.

Baca Juga :  Semangat Gotong Royong! Pemuda Pocang Timur Dirikan Gapura Kampung dari Uang Patungan

Pemerataan perhatian dari pemerintah dan DPRD menjadi faktor kunci dalam mendukung kesejahteraan petani secara menyeluruh agar tidak ada kesenjangan dalam industri tembakau lokal.

“Kalau petani sudah menanam, tapi tidak ada pembeli, tentu ini akan sangat merugikan mereka. Oleh karena itu, kerja sama dengan pengusaha rokok lokal sangat penting. Terutama bagi petani di wilayah Candi, Tamansare, dan daerah lainnya di Timur Daya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa jika kualitas tembakau dari Timur Daya masih dianggap kurang baik, maka hal ini bisa disiasati dengan metode pencampuran atau teknik pengolahan tertentu.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, RSUD Moh Anwar Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Dengan cara ini, kualitas tembakau dapat ditingkatkan agar sesuai dengan standar industri rokok lokal maupun nasional.

Menurutnya, DPRD Sumenep siap memfasilitasi musyawarah antara petani, pengusaha rokok, dan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik. Dengan adanya dialog yang terbuka, diharapkan tercipta kesepakatan yang saling menguntungkan dan mampu meningkatkan perekonomian petani di wilayah Timur Daya.

Dengan kerja sama yang lebih erat, produk tembakau dari Timur Daya tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa bersaing di pasar nasional.

Hal ini tentu akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani secara keseluruhan, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI
Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Berita Terbaru