Kunjungi Rumah Korban Ruda Paksa, Istri Wali Kota Surabaya Ajak Orang Tua Menjaga Anak

Jumat, 12 Mei 2023 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rini Indriyani Ketua TP PKK Surabaya didampingi sejumlah kepala dinas takziah di rumah duka N, Kamis (11/5/2023). Foto: Diskominfo Suarabaya.

Rini Indriyani Ketua TP PKK Surabaya didampingi sejumlah kepala dinas takziah di rumah duka N, Kamis (11/5/2023). Foto: Diskominfo Suarabaya.

SURABAYA, Nusainsider.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengunjungi rumah duka pelajar SMP wanita yang meninggal usai jadi korban rudapaksa dan pembunuhan oleh mantan pacar.

Rini Indriyani Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Surabaya didampingi sejumlah kepala dinas takziyah pada Kamis (11/5/2023) sore.

Rini menyampaikan bela sungkawa kepada orang tua korban, kemudian ikut tahlil bersama. Sekaligus, ia memberikan tali asih sebagai kepada keluarga korban.

Istri Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya itu mengingatkan kalau musibah ini menjadi pembelajaran bagi semua orang, termasuk para orang tua di Kota Surabaya.

Baca Juga :  Wonder Woman Pramugari Menjadi Pegawai Bank Swasta

“Tugas dari Ibu atau orang tua itu menjaga anak-anaknya. Ini menjadi pembelajaran buat kita semua untuk lebih waspada, perhatian dalam menjaga anak-anak kita,” kata Rini di rumah duka, Kamis (11/5/2023).

Ia minta para orang tua lebih waspada dengan mewajibkan anak pamit ketika keluar rumah, dan ditanya keberadaannya jika melebihi jam yang dijanjikan. Termasuk pergi dengan siapa dan ke mana.

“Kita memang tidak bisa membatasi anak-anak kita untuk bergaul dengan siapa saja, apalagi sekarang sudah ada gadget dan media sosial. Namun, karena tugas kita sebagai orang tua, maka harus terus mendampingi anak-anak kita ke depannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Kasus Asusila Anak di Sumenep Terungkap, Pelaku Diamankan di Jawa Barat

Tak hanya orang tua, lanjutnya, tapi guru dan masyarakat juga harus terlibat dalam menjaga anak-anak Surabaya. Gerombolan anak-anak yang tidak wajar, menurutnya harus dibuyarkan.

“Makanya Pak Wali selalu mengajak kita, mendorong kita semua untuk bersinergi, berkolaborasi dan bergotong royong serta guyub rukun di tengah-tengah warga. Jadi, saya juga berharap warga terus memperhatikan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Baca Juga :  Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Koramil Panggungrejo Bantu Atasi Kesulitan Warga Binaannya

“Mari kita bersama-sama menjaga anak-anak Surabaya,” tambahnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, N (15 tahun) pelajar SMP wanita meninggal. Jenazahnya ditemukan di gudang peluru Benteng Kedung Cowek, Minggu (7/5/2023) lalu.

Polisi berhasil menangkap Y (16 tahun) mantan pacar korban, dan R (14 tahun) teman korban dan ditetapkan tersangka.

Terungkap, alasan Y membunuh korban karena cemburu, N punya pacar baru. Sebelum dibunuh, pelaku lebih dulu merudapaksa korban. Aksi pembunuhan itu dibantu oleh R.

Loading

Berita Terkait

Forum Konfercab PMII Surabaya Memanas, Dugaan Pemukulan Kader Unair Mencuat
Dugaan Kamar Gratis untuk Konstituen Bikin Geger, LBH Desak Kesetaraan Pelayanan
Dari Sengketa Tanah Jemur Wonosari, Ning Lia Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Warga
Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan
Hampir Lima Tahun Diburu, Terduga Pelaku Pembunuhan Akhirnya Masuk Jerat Polisi
Sumenep dalam Gemerlap Dunia Hiburan yang Tidak Sehat, Perlahan akan Terbongkar!
Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Sumenep
Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Forum Konfercab PMII Surabaya Memanas, Dugaan Pemukulan Kader Unair Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Dugaan Kamar Gratis untuk Konstituen Bikin Geger, LBH Desak Kesetaraan Pelayanan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Dari Sengketa Tanah Jemur Wonosari, Ning Lia Dorong Penguatan Perlindungan Hukum Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hampir Lima Tahun Diburu, Terduga Pelaku Pembunuhan Akhirnya Masuk Jerat Polisi

Senin, 21 September 2026 - 14:47 WIB

Sumenep dalam Gemerlap Dunia Hiburan yang Tidak Sehat, Perlahan akan Terbongkar!

Jumat, 18 September 2026 - 08:44 WIB

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Sumenep

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Berita Terbaru