SUMENEP, nusainsider.com — Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menampilkan kesenian Macanan Kombeng dalam gelaran Madura Culture Festival (MCF) #3 yang berlangsung di GOR A. Yani Sumenep, Sabtu (30/8/2025) malam.
Kehadiran Bondowoso menjadi wujud partisipasi aktif dalam memeriahkan MCF dan rangkaian Madura Night Vaganza yang digelar sejak 28 Agustus hingga 3 September 2025. Ribuan penonton terlihat antusias menyaksikan atraksi yang sarat nilai sejarah tersebut.
Macanan Kombeng sendiri memiliki jejak panjang dalam tradisi masyarakat Bondowoso. Berdasarkan sejumlah catatan dan cerita rakyat, kesenian ini erat kaitannya dengan tokoh legendaris Bhuju’ Ki Ageng, sosok sakti dan dermawan yang dikenal suka menolong masyarakat.
Ki Ageng kemudian dijuluki Bhuju’ Kombeng karena diyakini memiliki kesaktian luar biasa, bahkan bisa berubah wujud menjadi seekor macan hitam atau yang disebut macan kombeng.
Dalam legenda tersebut, masyarakat Bondowoso kala itu sering diganggu oleh Butho Geni, sosok makhluk jahat yang meresahkan desa.
Berkat kesaktiannya, Ki Ageng berhasil mengalahkan gangguan tersebut dan menyelamatkan wilayah yang dulunya berupa hutan belantara.
Selain bernilai historis, kesenian Macanan Kombeng juga diyakini sebagai bentuk doa serta simbol harapan masyarakat agar selalu dijauhkan dari bahaya.
Tradisi ini menunjukkan bagaimana nilai kepercayaan lokal tetap hidup dan dihormati, meskipun zaman terus berubah.
Dengan tampilnya Bondowoso di MCF #3, semakin mempertegas bahwa festival budaya ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga ruang pelestarian kearifan lokal lintas daerah di Jawa Timur dan Madura.
![]()
Penulis : Wafa
















