Legenda Macanan Kombeng dari Bondowoso Hadir di Panggung Madura Culture Festival Sumenep

Minggu, 31 Agustus 2025 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penampilan Tari Makanan Kombeng Kabupaten Bondowoso di Malam ketiga Madura Culture Festival 2025.

Foto. Penampilan Tari Makanan Kombeng Kabupaten Bondowoso di Malam ketiga Madura Culture Festival 2025.

SUMENEP, nusainsider.com Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menampilkan kesenian Macanan Kombeng dalam gelaran Madura Culture Festival (MCF) #3 yang berlangsung di GOR A. Yani Sumenep, Sabtu (30/8/2025) malam.

Kehadiran Bondowoso menjadi wujud partisipasi aktif dalam memeriahkan MCF dan rangkaian Madura Night Vaganza yang digelar sejak 28 Agustus hingga 3 September 2025. Ribuan penonton terlihat antusias menyaksikan atraksi yang sarat nilai sejarah tersebut.

Baca Juga :  Jatim Raih Satyalancana Wira Karya, Senator Lia: Ini Kemenangan Petani

Macanan Kombeng sendiri memiliki jejak panjang dalam tradisi masyarakat Bondowoso. Berdasarkan sejumlah catatan dan cerita rakyat, kesenian ini erat kaitannya dengan tokoh legendaris Bhuju’ Ki Ageng, sosok sakti dan dermawan yang dikenal suka menolong masyarakat.

Ki Ageng kemudian dijuluki Bhuju’ Kombeng karena diyakini memiliki kesaktian luar biasa, bahkan bisa berubah wujud menjadi seekor macan hitam atau yang disebut macan kombeng.

Dalam legenda tersebut, masyarakat Bondowoso kala itu sering diganggu oleh Butho Geni, sosok makhluk jahat yang meresahkan desa.

Baca Juga :  PTSL Disumenep Menjadi Percontohan Nasional, BPN Sumenep Sampaikan Hal Ini

Berkat kesaktiannya, Ki Ageng berhasil mengalahkan gangguan tersebut dan menyelamatkan wilayah yang dulunya berupa hutan belantara.

Selain bernilai historis, kesenian Macanan Kombeng juga diyakini sebagai bentuk doa serta simbol harapan masyarakat agar selalu dijauhkan dari bahaya.

Tradisi ini menunjukkan bagaimana nilai kepercayaan lokal tetap hidup dan dihormati, meskipun zaman terus berubah.

Baca Juga :  Satgas PPKPT UNIBA Madura: Hadir untuk Demokrasi, Cegah Kekerasan dalam Demonstrasi

Dengan tampilnya Bondowoso di MCF #3, semakin mempertegas bahwa festival budaya ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga ruang pelestarian kearifan lokal lintas daerah di Jawa Timur dan Madura.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur
Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam
Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli
Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:00 WIB

Ziarah Jelang Ramadan, Lia Istifhama Tegaskan Makna Cinta Lewat Doa untuk Leluhur

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:43 WIB

Jelang Libur Panjang, Sipropam Polres Sumenep Sisir Tempat Hiburan Malam

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:35 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bupati Fauzi Dialog Langsung dengan Pedagang dan Pembeli

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:52 WIB

Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan

Berita Terbaru