Lesbumi Sumenep Gelar Halaqah Budaya: Nye’-Konye’ Gunong, Simbol Moralitas Madura

Jumat, 26 September 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sapparan Budaya #4 Lesbumi Sumenep

Foto. Sapparan Budaya #4 Lesbumi Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Sumenep menggelar Halaqah Budaya bertema “Nye’-Konye’ Gunong: Spirit Moralitas Manusia Madura”, Jumat (26/9/2025), di Aula MWCNU Gapura. Agenda ini merupakan rangkaian Festival Sapparan Budaya #4.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi Lesbumi PCNU Sumenep, Lesbumi MWCNU Gapura, Sakola’an Tastaman Nurul Anwar Gapura, serta sejumlah komunitas lokal. Jalannya forum dipandu oleh moderator Zaitun Bening.

Baca Juga :  Go Green! Gedung DPRD Sumenep di Bangun Dengan Konsep Khas Sumenep. Berikut Keunggulannya

Dua narasumber dihadirkan dengan latar yang berbeda, yakni budayawan sekaligus kiai K. M. Faizi serta akademisi Achdiar Redy Setiawan. Kehadiran mereka membuat diskusi berlangsung hangat dan interaktif.

Para peserta datang dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, Muslimat, Fatayat, hingga anggota Pramuka. Mereka aktif menyimak dan menanggapi gagasan yang dipaparkan narasumber.

Dalam penyampaiannya, K. M. Faizi menyinggung soal transformasi intelektual masyarakat.

Ia mencontohkan pergeseran dari tradisi kitab klasik Sullam at-Taufiq menuju fenomena modern yang ia sebut sebagai “Sulam-Alis”.

“Yang lebih utama adalah glowing batin, bukan sibuk memoles badan,” ujarnya. Menurutnya, moralitas manusia justru tercermin dari keseharian, termasuk hal sederhana seperti disiplin saat berlalu lintas.

Sementara itu, Achdiar Redy Setiawan memperkenalkan istilah “Virus MERS”, akronim dari Materi, Egosentrisme, Rasional, dan Sekuler.

Menurutnya, cara pandang serba transaksional kini tengah menggerogoti kehidupan sosial masyarakat.

“Kalau ini tidak dikendalikan, solidaritas sosial dan nilai luhur budaya akan hilang,” tegas doktor lulusan Universitas Malaysia tersebut.

Halaqah Budaya ini pada akhirnya menegaskan pesan utama Festival Sapparan Budaya #4, yakni bahwa menjaga tradisi sama artinya dengan merawat moralitas.

Baca Juga :  Malam Ketiga Madura Culture Festival #3, Madura Jadi Rumah Keberagaman Budaya Nusantara

Adapun frasa “nye’-konye’ gunong” ditafsirkan sebagai simbol keteguhan moral, layaknya gunung yang menjadi penjaga keseimbangan hidup masyarakat Madura.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean
Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
Ajang Bergengsi! Festival Lagu Karya Bupati Sumenep Hadirkan Talenta Musik Se-Madura
Kunci Sukses Desa Wisata, Sumenep Fokus Benahi Kelembagaan Pokdarwis
Antisipasi Kerawanan May Day, Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli
Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:29 WIB

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:49 WIB

Ajang Bergengsi! Festival Lagu Karya Bupati Sumenep Hadirkan Talenta Musik Se-Madura

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kunci Sukses Desa Wisata, Sumenep Fokus Benahi Kelembagaan Pokdarwis

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Antisipasi Kerawanan May Day, Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As Pengamat Kebijakan Publik kota Keris

Ekonomi

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB