Masa Kerja Berakhir, Ratusan Pantarlih di Ganding Terima Honor

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Sebanyak 110 Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (Pantarlih) di 14 desa se Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, terima honor usai masa kerja mereka berakhir pada 24 Juli 2024 sesuai dengan tahapan coklit.

Pembagian honor, bersamaan dengan pembubaran Pantarlih Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024, di masing masing desa.

Moh Rusydi, ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Ganding menyampaikan terima kasih kepada seluruh Pantarlih se Kecamatan Ganding telah berjuang menjadi garda terdepan memastikan warga memiliki hak pilih dalam Pilkada 27 November mendatang.

“Pelaksanaan coklit selama ini berjalan lancar, meski harus kita akui hal ini tidak mudah dan perlu pendampingan secara intens,” tutur Moh Rusydi, Kamis (25/07/2024).

ia menjelaskan, secara aturan masa tugas Pantarlih telah usai sampai tanggal 24 Juli 2024. maka dari itu Panitia Pemungutan Suara (PPS) langsung menyerahkan honor Pantarlih.

Baca Juga :  Lesbumi PCNU Sumenep akan Selenggarakan Festival Sapparan Budaya, Berikut Jadwalnya

” kita juga mewanti wanti kepada PPS agar tidak melakukan pemotongan honor Pantarlih,” imbuhnya.

ia menambahkan, setelah melakukan tahapan coklit maka akan dilakukan penyusunan daftar pemilih sampai tanggal 31 Juli 2024. Dan di lanjutkan Pleno di Tingkat Desa di mulai tgl 1 sampai 3 Agustus 2024.

” Nanti masih ada perbaikan , sehingga masih ada kesempatan untuk memperbaiki atau menambahkan daftar pemilih, pungkas Rusydi.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru