Mempekerjakan Anak Di Bawah Umur, Kematian Junior APH Di Minta Usut PT Samerot Triputra

- Pewarta

Rabu, 13 Desember 2023 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG, nusainsider.com Proyek jalan yang di kerjakan PT Samerot Triputra diketahui telah menelan nyawa seorang remaja berusia 15 tahun.

Korban inisial J alias Junior, warga Desa Maumbi, Minahasa Utara, tewas tergilas oleh kendaraan alat berat jenis Grader dan diseret sekitar 6 meter di Kelurahan Paceda, Kecamatan Madidir Kota Bitung.

Informasi yang berhasil dirangkum media ini menyebutkan bahwa Junior diduga merupakan pekerja Helper di kendaraan tronton dengan nomor polisi DB 8047 QR.

Kejadian naas ini terjadi pada Jumat, 1 Desember 2023 lalu, ia mengalami kecelakaan saat bekerja, sehingga pihak keluarga korban meminta tanggung jawab perusahaan PT Samerot Triputra.

Pihak berwenang dan aparat penegak hukum diminta untuk mengusut tuntas kejadian maut ini, yang menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat.

Kejadian tersebut juga menunjukkan urgensi dan peran aparat dalam menjaga keamanan serta keselamatan di jalan.

Kecelakaan tersebut memberikan gambaran serius tentang pentingnya pemantauan dan penegakan protokol keselamatan di lingkungan kerja, terutama dalam operasional alat berat.

Baca Juga :  Atlet Wushu Asal Langkat Raih Medali Emas di Kejurnas Wushu 2023

Pihak terkait harus memastikan bahwa semua kendaraan dan peralatan konstruksi mematuhi standar keselamatan yang ditetapkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Masyarakat pun diingatkan untuk lebih berhati-hati dan patuh terhadap aturan lalu lintas, sementara pemerintah dan instansi terkait perlu meningkatkan pengawasan serta melakukan upaya preventif untuk menjaga keselamatan di jalan raya.

Semoga kecelakaan ini menjadi momentum bagi pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah konkrit dalam menjaga keselamatan masyarakat, sehingga kehidupan yang berharga seperti yang telah hilang ini tidak terus melayang sia-sia.

Terkait musibah yang terjadi tersebut saat awak media mencoba mengkonfirmasi ke pihak PT Samerot Triputra Melalui Whast App dengan Direktur Hendrik Mamuaya yang biasa disapa Enddy menjadi pertanyaan publik karena boss Samerot, Enddy melempar tanggung jawabnya kepada pemilik Grader

“Nanti boss tanya ke yang punya alat,” dengan nada seolah lepas tanggung jawab.

Seharusnya pihak PT Samerot sebelum alat di muat, dan di bawa ke lokasi proyek terlebih dahulu harus memeriksa kelayakan alat yang akan di sewa.

Karena di dalam RAB ada itu yang namanya laporan K3 RKK pelaksanaan dan disitulah Chek list bisa menguji kalayakan seperti misalnya rem blong dan sebagainya.

Sehingga sejumlah masyarakat menduga PT Samerot lalai dalam melaksanakan tugasnya sehingga masyarakat meminta APH periksa PT Samerot Triputra atas kelalaiannya mengakibatkan nyawa pekerja melayang.

Tidak profesionalnya PT Samerot Triputra karena mempekerjakan anak dibawah umur merupakan kejahatan serius dalam ketenagakerjaan.

Beberapa aktivis buruh menyoroti tanggung jawab perusahaan karena undang undang tenaga kerja melarang memperkerjakan anak dibawah umur ini seperti mengeksploitasi anak dan hukumannya berat.

Loading

Berita Terkait

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama
Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?
Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya
Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan
Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar
Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam
Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali
Perlu Ada Koordinasi Dan Kolaborasi,Kasi Humas Polres Minahasa Utara Ipda Deddy Kodoati

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 22:44 WIB

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama

Senin, 26 Februari 2024 - 21:21 WIB

Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?

Senin, 26 Februari 2024 - 16:45 WIB

Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya

Senin, 26 Februari 2024 - 14:20 WIB

Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:23 WIB

Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:49 WIB

Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:32 WIB

Perlu Ada Koordinasi Dan Kolaborasi,Kasi Humas Polres Minahasa Utara Ipda Deddy Kodoati

Minggu, 18 Februari 2024 - 23:42 WIB

13 Anggota KPPS di Jawa Timur Meninggal Dunia, Begini Kata Gubernur Jatim

Berita Terbaru