Mengejutkan! Absennya tiga Grup di Festival Musik Tong-tong, Patot’s Sebut Begini

Minggu, 14 September 2025 - 03:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Paguyuban Musik Tong-tong Sumenep (Patot’s) akhirnya angkat bicara terkait absennya tiga grup musik tong-tong dalam Festival Musik Tong-tong se-Madura 2025. Ajang bergengsi ini merupakan bagian dari rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025.

Salah satu pengurus Patot’s, yang akrab disapa Pak Yadi, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengonfirmasi alasan ketidakhadiran ketiga grup tersebut.

Baca Juga :  Madura Pop Talent Sumenep 2025 Berlangsung Sukses, 10 Peserta Melaju ke Babak Selanjutnya. Berikut Daftarnya

Dari hasil komunikasi, masing-masing grup memiliki kendala berbeda yang cukup krusial.

“Gong Mania menyampaikan bahwa dekorasi mereka belum selesai dikerjakan sehingga tidak memungkinkan tampil. Lendhu Sagara bahkan menjual dekor sebelumnya, dan untuk membuat yang baru dalam waktu dekat tidak memungkinkan. Sementara Dewa Amor mengalami kendala karena sebagian besar pemusiknya bekerja di luar kota,” jelasnya dalam keterangan kepada nusainsider.com, Sabtu (13/9/2025) melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, Patot’s menunjukkan kepedulian besar terhadap event resmi yang masuk KEN 2025 ini.

Baca Juga :  Usai Putusan Mahkamah Konstitusi, KPU Sumenep Tetapkan Pasangan Faham Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2025-2030

Karena itu, begitu ada kabar bahwa grup besar absen, pihaknya segera menghubungi mereka untuk memastikan alasan di balik keputusan tersebut.

Meski tanpa kehadiran tiga grup besar tersebut, Patot’s tetap optimistis festival tetap berlangsung meriah. Sebab, masih ada 38 grup musik tong-tong se-Madura yang siap unjuk kebolehan dalam ajang prestisius ini.

Baca Juga :  Suasana Hangat Muslok PPMBSI Sumenep, H. Udik Resmi Jadi Ketua Umum

Kami meyakini event ini akan tetap meriah dan menjadi kebanggaan masyarakat Madura.

“Harapan kami, pelaksanaan berjalan sukses, dan hasil kejuaraan benar-benar murni tanpa ada intervensi dari pihak manapun apalagi Patot’s,” Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB