Menuju Kota Berkelanjutan, DLH Libatkan Pengusaha dalam Tata Kelola Sampah

Selasa, 29 April 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar sosialisasi pengelolaan sampah untuk mendorong masyarakat, khususnya pelaku usaha, berperan aktif menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto, menyampaikan pentingnya kesadaran semua pihak dalam menjaga kebersihan kota, terutama di kawasan jalan protokol dan jaringan jalan sekunder di Kecamatan Kota Sumenep.

“Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha agar mampu mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya saat kegiatan berlangsung pada Selasa, 29 April 2025.

Menurut Arif, pelaku usaha merupakan salah satu penghasil sampah cukup besar. Karena itu, keterlibatan mereka sangat penting dalam menciptakan tata kelola sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  28 November, JSI-PKDI dan DLH Gelorakan Aksi Peduli Lingkungan di Kota Sumenep

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak meletakkan sepeda motor di sepadan jalan serta disiplin membuang dan mengumpulkan sampah di tempatnya sambil menunggu jemputan mobil sampah.

“Wilayah Sumenep, termasuk Kecamatan Kota, harus dijaga kebersihannya demi menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari,” tegasnya.

Arif menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengelola sampah secara terpadu. Menurutnya, keberhasilan program kebersihan tidak bisa hanya dibebankan pada DLH.

“DLH tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak, terutama sektor usaha, harus ikut serta mendukung program kebersihan,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha bisa mempercepat terwujudnya lingkungan bersih dan sehat di Kabupaten Sumenep, serta memberi dampak nyata bagi generasi mendatang.

“Kalau semua pihak terlibat aktif, pengelolaan sampah akan jauh lebih efektif dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan sosialisasi ini diikuti puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor, seperti restoran, perdagangan, dan industri kecil menengah. Mereka tampak antusias dan menunjukkan komitmen tinggi terhadap isu lingkungan.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terbaru