Merapatnya PAN Ke PDI, SCG ; Harus Pandai Memainkan Momentum

Sabtu, 3 Juni 2023 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, nusainsider.com Merapatnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke PDI Perjuangan dalam kerja sama politik, dinilai akan sangat menguntungkan PAN, khususnya terkait parliamentary threshold.

Ditambah jika PAN mendukung pencalonan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden penerus Jokowi.

Menurut peneliti senior lembaga riset politik Surabaya Consulting Group (SCG), Arif Budi Santoso, Zulkifli Hasan (Zulhas) selaku Ketua Umum PAN tidak ingin terlambat dalam mengambil momentum Pemilu 2024. Sebab bagi partai kelas menengah seperti PAN, pada pemilu legislatif nanti bebannya sangat berat.

“Ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada Pileg 2024 itu nanti sebesar 4 persen. Angka ini cukup berat bisa dipenuhi partai-partai kecil dan menengah. PAN tentu ingin mengamankan parlemennya nanti di 2024,” ujar Arif saat dikonfirmasi media, Sabtu (3/6/2023).

PDI Perjuangan yang sudah mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres, lanjut Arif, merupakan sosok yang dinilai mampu ikut mendongkrak suara PAN. Sebab, Ganjar merupakan capres yag mendapat endorse sangat besar dari Presiden Jokowi. Selain itu, Ganjar dalam sejumlah survei juga elektabilitasnya sangat tinggi.

“Bagi PAN ini sangat realistis jika mendukung Ganjar di pilpres nanti. Sebab PAN tidak memiliki tokoh yang elektoralnya tinggi. Pak Zulkifli Hasan pun elektoralnya tidak tinggi, bahkan tidak memiliki elektoral untuk dicalonkan capres atau cawapres,” ujar Arif.

Belajar dari pengalaman dua kali kalah dalam Pilpres 2014 dan 2019 setelah mendukung Prabowo Subianto, lanjutnya, PAN tentu ingin menang pada kontestasi pilpres 2024 nanti. Makanya PAN mengalihkan dukungannya ke capres yang diusung PDI Perjuangan, meski Prabowo juga akan maju lagi di Pilpres 2024.

“Kekalahan di Pilpres 2014 dan 2019 turut memerosotkan suara PAN. Hal itu menjadi pengalaman yang sangat menyakitkan dan pilihan yang sangat pahit.

Untuk itu, PAN ingin menyelamatkan diri dengan mendukung Ganjar dan merapat ke PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Senator Lia Istifhama Dorong UMKM HKTI Sidoarjo Perkuat Kolaborasi dan Ciptakan Nilai Sosial dalam Ekonomi

Dalam politik, jelas Arif, itu ada momentum. Jika tidak pandai memainkan momentum itu, akan kehilangan dan dampaknya sangat besar.

“PAN sekarang dalam posisi survival mode di Pileg 2024 nanti. Jadi, momentum inilah yang ingin dia ambil, dengan gabung pada barisan PDI Perjuangan ikut mendukung Ganjar jadi calon presiden. PAN ingin mendapatkan pengaruh ekor jas dengan mendukung Ganjar,” katanya.

Terkait posisi cawapres, Arif mengatakan, hal ini bisa menjadi pintu masuk negosiasi berikutnya setelah pertemuan perdana di Kantor DPP PDI Perjuangan.

“Menurut saya, yang terpenting bagi PAN adalah harus mengamankan parliamentary threshold. Soal cawapres atau posisi lainnya, bisa dibahas dan dinegosiasikan lebih lanjut,” pungkasnya

Loading

Berita Terkait

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru
Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:58 WIB

Madura Tidak Boleh Tertinggal, KEK Adalah Harapan Baru

Senin, 20 April 2026 - 06:15 WIB

Fakta Mengejutkan KPK: Mayoritas Koruptor Biayai Selingkuhan dari Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Berita Terbaru