Misi Kemanusiaan PT Bawang Mas Group: Mengantar Bantuan dan Harapan untuk Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tim Relawan PT Bawang Mas Pamekasan Madura saat Turun langsung berikan Bantuan kepada Korban Bencana Banjir di Aceh.

Foto. Tim Relawan PT Bawang Mas Pamekasan Madura saat Turun langsung berikan Bantuan kepada Korban Bencana Banjir di Aceh.

ACEH, nusainsider.com — Aceh masih bergulat dengan dampak banjir besar yang meluluhlantakkan rumah warga, sawah, serta sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Hingga kini, sejumlah desa terdampak masih sulit diakses akibat genangan air setinggi pinggang dan lumpur tebal yang menutupi jalan, permukiman, hingga fasilitas pendidikan.

Suara tangis dan harap cemas masih terdengar dari lokasi pengungsian, tempat ribuan warga bertahan sambil menunggu uluran tangan bantuan. Banyak dari mereka belum dapat kembali ke rumah karena kondisi lingkungan yang masih jauh dari kata layak huni.

Tim Relawan PT Bawang Mas (BM) Group yang baru tiba di lokasi bencana menyaksikan langsung penderitaan tersebut. Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Khairul Umam, yang turut menjadi relawan, menuturkan bahwa sebagian besar warga masih terjebak dalam ketidakpastian.

“Banyak rumah masih dipenuhi lumpur dan air. Warga belum bisa kembali karena kondisi lingkungan belum memungkinkan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Azif Mawardi Zein, relawan PT Bawang Mas Group. Ia menjelaskan bahwa tim bergerak secara mandiri dan turun langsung ke jantung wilayah terdampak banjir.

“Kami membentuk tim relawan dan langsung berada di lokasi. Rencana awal berangkat tanggal 18, namun karena kendala teknis, baru bisa tiba hari ini,” ujar Azif, Sabtu (27/12/2025).

Menurutnya, tantangan terbesar dalam misi kemanusiaan ini adalah akses menuju desa-desa terdampak. Sejumlah wilayah hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki melewati lumpur tebal dan genangan air yang tinggi.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak rumah masih tergenang lumpur, sawah warga rusak parah, dan hampir dua hektare lahan pertanian gagal panen. Dampak ini berpotensi menghancurkan perekonomian warga dalam jangka panjang,” jelasnya.

PT Bawang Mas Group telah menyalurkan bantuan logistik ke beberapa wilayah terdampak, di antaranya Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga :  Robby Dondokambey For DPRD Sulut Caleg Dapil Sulut 6 Minahasa, Tomohon PDIP Semakin Solid

Sementara di Pidie Jaya, tim relawan juga membawa bantuan tambahan secara mandiri, termasuk titipan dari MJO dan Pamekasan Power.

“Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan warga terdampak mendapat perhatian dan pendampingan,” tambah Azif.

Saat ini, penanganan bencana mulai memasuki fase pemulihan pascabencana. Namun, proses tersebut diperkirakan masih panjang.

Baca Juga :  Dukung Imbauan Dewan Pers, PWI Pamekasan Larang Wartawan Meminta THR

Keterbatasan alat berat, sempat terputusnya jalur nasional, serta banyaknya rumah dan sekolah yang masih tertimbun lumpur menjadi tantangan serius.

Dalam misi kemanusiaan ini, PT Bawang Mas Group menyalurkan bantuan dalam jumlah besar, meliputi 2.500 karton mi instan, 600 karton susu UHT, 400 karton air mineral, 50 karton popok bayi, 200 karton sabun mandi, serta sembilan koli pakaian layak pakai.

Baca Juga :  PosCurhat akan Menyasar Seluruh Desa, BappedaSumenep Perkuat Partisipasi Warga dalam Pembangunan

Para relawan berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar warga terdampak dapat segera bangkit, menata kembali kehidupan mereka, dan menatap masa depan dengan harapan yang lebih baik

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru