Myze Fun Run 2025 Meriah, PKDI: Ini Contoh Event yang Menghidupkan Desa dan UMKM

Minggu, 23 November 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ubaid Abdul hayat, Ketua PADA Sumenep saat usai mengikuti Fun Run 2025 di Hotel Myze Sumenep.

Foto. Ubaid Abdul hayat, Ketua PADA Sumenep saat usai mengikuti Fun Run 2025 di Hotel Myze Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Myze Fun Run 2025 yang digelar pada Minggu pagi (23/11/2025).

Event tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan hiburan dan olahraga, tetapi juga membawa dampak edukatif dan ekonomi bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM lokal.

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menilai kegiatan semacam ini perlu terus digalakkan karena mampu menciptakan manfaat luas bagi masyarakat desa.

“PKDI Sumenep memberikan apresiasi tinggi kepada Myze Hotel yang menghadirkan kegiatan positif dan melibatkan masyarakat secara luas. Event ini bukan hanya mengajak warga hidup sehat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang,” ujarnya.

Ubaid berharap Myze Fun Run dapat digelar rutin setiap tahun sebagai agenda edukatif yang menginspirasi banyak pihak, termasuk pemerintah desa, untuk menghadirkan kegiatan kreatif yang bermanfaat bagi warganya.

Baca Juga :  Atas Kontribusi Nyata Sepanjang 2025, Pemkab Sumenep Berikan Apresiasi kepada Bank Jatim

Kemeriahan Myze Fun Run 2025 sudah terasa sejak pagi. Ribuan peserta memadati area start di sisi timur Myze Hotel Sumenep. Event ini dilepas langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi MH Said Abdullah serta Wakapolres Sumenep.

Tidak hanya peserta lari, masyarakat umum juga memadati area bazar UMKM yang menampilkan beragam kuliner, kerajinan, dan produk kreatif khas Sumenep.

Foto. Ketua PKDI Sumenep, Ubaid Abdul Hayat (Tengah) saat bersama Tokoh Nasional MH Sa’id Abdullah (Kiri) dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH (Kanan) Usai Kegiatan Fun Run 2025 di Hotel Myze

Keberadaan bazar tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Selain memeriahkan acara, keberadaan stand UMKM memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha kecil.

Banyak pengunjung memanfaatkan momentum ini untuk membeli produk lokal, sehingga omzet penjual meningkat signifikan.

Baca Juga :  Lestarikan Leluhur Nenek Moyang, Parade Musik Keroncong Resmi di Mulai Hari ini

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggara Myze Fun Run.

“Fun Run seperti ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga ruang interaksi publik yang memperkuat solidaritas dan mempromosikan Sumenep sebagai kota wisata yang aktif, kreatif, dan hidup. Termasuk bazar UMKM yang hari ini sangat ramai, ini langkah positif untuk mendukung ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga berharap Myze Fun Run dapat ditetapkan sebagai agenda tahunan dan masuk dalam kalender pariwisata daerah agar membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi.

Pada tahun ini, Myze Fun Run mempertandingkan dua kategori, yakni male dan female, dengan hadiah berupa uang tunai. Juara pertama memperoleh Rp4.000.000, juara kedua Rp3.750.000, dan juara ketiga Rp3.500.000. Usai semua peserta mencapai garis finis, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize, hiburan musik, dan sesi foto bersama.

Baca Juga :  Wow! Malam Perdana Festival Cipta Lagu Musik Tong-tong di Padati Penonton dan Pendukung

Area bazar UMKM semakin ramai setelah pelari menyelesaikan lomba, menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap produk lokal. Banyak pengunjung yang menghabiskan waktu untuk bersantai sambil menikmati sajian kuliner dan berbelanja produk kreatif.

Myze Fun Run 2025 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah daerah, komunitas desa, dan pelaku UMKM mampu memperkuat identitas Sumenep sebagai kota yang sehat, kreatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Dengan kombinasi olahraga, edukasi publik, dan pemberdayaan ekonomi, event ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi ikon tahunan yang semakin menginspirasi masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru