Ning Lia Sosok Inspiratif Bagi Madura dan Sukma Bagi Jawa Timur

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos., M. E. i

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos., M. E. i

SUMENEP, nusainsider.com Sosok Dr Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia merupakan sosok perempuan yang bisa menjadi inspiratif dan sukma bagi Jawa Timur.

Ning Lia merupakan seorang tokoh perempuan yang tak hanya populer di Madura melainkan juga di Jawa Timur.

Melalui perjuangan dan dedikasinya, Ning Lia menjadi simbol dari Sukma Jawa Timur. Semangat yang menggambarkan kerja keras, dedikasi, dan ketekunan. Salah satu perwujudan nyata dari nilai-nilai Madura dan jawa timur adalah Dr Lia Istifhama.

“Beliau memang sosok perempuan yang inspiratif dan juga menjadi sukma Jawa Timur,” kata Saefuddin Arif, Anggota DPRD Sumenep, dari Partai Hanura, Kamis (29/2/2024).

Lanjut Politisi dari Kepulauan Raas, Ning lia yang saat ini mencalonkan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Repbulik Indonesia (DPD RI) Jatim, berdasarkan hasil hitungan KPU Ning Lia Istifhama dipastikan lolos ke Senayan.

“Alhamdulillah, ning Lia tepilih sebagai Anggota DPD RI,” tandasnya.

Baca Juga :  Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu

Lanjut Saefuddin Arif, jika melihat Pendidikannya dan karirnya yang beragam telah membawanya ke posisi penting, termasuk menjadi Sekretaris MUI Jatim dan Ketua Perempuan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur.

Sebagai pegiat sosial, ning Lia telah membawa perubahan positif, tidak hanya di Madura tetapi juga di wilayah Jawa Timur secara lebih luas, “Tutupnya.

Sementara iru, Madura sebagai sebuah pulau yang terkenal dengan karapan sapi dan batik tulisnya, memiliki budaya yang kaya dan unik.

“Budaya ini tidak hanya tercermin dalam seni dan tradisinya, tetapi juga dalam nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakatnya,” kata Ning Lia.

Menurutnya, jiwa Madura yang penuh semangat kerja keras, dedikasi, dan ketabahan dalam menghadapi tantangan.

“contohnya nyata nilai-nilai ini, dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Madura, yang terkenal akan ketangguhannya,” sebutnya.

Ning Lia Istifhama menyadari bahwa nilai-nilai Madura telah membentuk pandangannya dalam berbagai aspek kehidupan. Ia menekankan bahwa nilai-nilai tersebut tak hanya penting dalam mempertahankan identitas budaya, tetapi juga dalam menghadapi tantangan modern.

Baca Juga :  Percepat Visi Misi Pemkab Sumenep, Lima Kepala OPD Sumenep di Mutasi. Berikut Daftarnya

“Merayakan dan mempertahankan budaya Madura adalah kunci. Kunci untuk membangun masyarakat yang lebih kuat dan terintegrasi,” ujarnya.

Peran Ning Lia di masyarakat menunjukkan bagaimana mereka mewakili nilai-nilai Madura. Mereka adalah contoh dari bagaimana perempuan Madura tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga beradaptasi dan berkembang dalam konteks modern.

Melalui kekuatan dan ketangguhan mereka, keduanya menjadi inspirasi bagi banyak orang, baik di Madura maupun di luar Madura.

Ning Lia tidak hanya mewakili kekayaan budaya Madura, tetapi juga menunjukkan bagaimana nilai-nilai tersebut relevan dan penting di zaman modern. (*)

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:50 WIB

Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB