Onshore Kangean Bukan Ancaman – Melainkan Harapan Masa Depan Madura

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

OPINI, nusainsider.com Penolakan terhadap survei seismik migas yang dilakukan oleh PT KEI di wilayah Kangean akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Suara penolakan memang wajar muncul di tengah masyarakat yang khawatir akan dampak lingkungan dan sosial dari kegiatan eksplorasi migas.

Namun, di balik gelombang penolakan itu, ada potensi besar yang bisa menjadi kunci kebangkitan ekonomi Kangean bahkan Madura secara keseluruhan.

Kangean bukan sekadar gugusan pulau di ujung timur Madura. Ia menyimpan potensi energi luar biasa, baik di darat (onshore) maupun di laut (offshore). Jika pengelolaan sumber daya ini dilakukan dengan benar, transparan, dan berpihak pada masyarakat lokal, maka masa depan Kangean akan berbeda jauh dari hari ini.

Baca Juga :  Dispendukcapil Sumenep Ajak Warga Aktifkan IKD Lewat Mesin ADM di MPP

Selama ini, daerah kepulauan seperti Kangean identik dengan ketertinggalan infrastruktur dan keterbatasan ekonomi. Padahal, dengan potensi migas onshore yang besar, wilayah ini berpeluang menjadi pusat energi baru di Madura.

Bayangkan jika di masa depan, Kangayan dan sekitarnya menjadi sentra energi Madura sebuah kawasan strategis yang menopang pasokan energi bagi industri dan masyarakat di Pulau Garam.

Baca Juga :  Mengejutkan! Strategi Dibalik Kemenangan Achmad Fauzi Pada Periode Kedua Karena Ini

Lebih jauh lagi, jika Madura benar-benar menjadi provinsi seperti banyak wacana yang beredar, bukan mustahil Kangayan akan naik status menjadi kabupaten baru. Daerah ini punya sumber daya alam, posisi strategis, dan identitas sosial yang kuat untuk berdiri sendiri secara administratif.

Namun, semua itu hanya akan terjadi jika prosesnya melibatkan rakyat. Kegiatan eksplorasi migas tak boleh lagi menjadi milik segelintir elite atau perusahaan besar. Harus ada jaminan bagi masyarakat lokal: akses kerja, program tanggung jawab sosial yang nyata, dan perlindungan lingkungan yang ketat.

Kangean tidak boleh hanya menjadi penonton dari kekayaan alamnya sendiri. Sebaliknya, ia harus menjadi aktor utama dalam panggung kebangkitan energi Madura.

Kini, tinggal bagaimana pemerintah daerah, pusat, dan perusahaan seperti PT KEI duduk bersama untuk memastikan bahwa setiap langkah eksplorasi dilakukan dengan adil, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi warga. Karena bila dikelola dengan tepat, onshore Kangean bukan ancaman — melainkan harapan masa depan Madura.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean
Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
Ajang Bergengsi! Festival Lagu Karya Bupati Sumenep Hadirkan Talenta Musik Se-Madura
Kunci Sukses Desa Wisata, Sumenep Fokus Benahi Kelembagaan Pokdarwis
Antisipasi Kerawanan May Day, Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli
Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:29 WIB

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:49 WIB

Ajang Bergengsi! Festival Lagu Karya Bupati Sumenep Hadirkan Talenta Musik Se-Madura

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kunci Sukses Desa Wisata, Sumenep Fokus Benahi Kelembagaan Pokdarwis

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Antisipasi Kerawanan May Day, Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Selasa, 28 April 2026 - 13:21 WIB

Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As Pengamat Kebijakan Publik kota Keris

Ekonomi

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB