PBNU Umumkan Potensi Awal Ramadhan 1446 H, Simak Penjelasannya!

Kamis, 27 Februari 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah resmi mengumumkan informasi terkait awal Ramadhan 1446 H bagi umat Islam di Indonesia.

Keputusan ini berdasarkan analisis perhitungan hilal yang dilakukan oleh tim falakiyah NU.

Dalam laporan resminya, PBNU menyebutkan bahwa tanggal 29 Sya’ban 1446 H dalam Kalender Hijriyah Nahdlatul Ulama jatuh pada Jumat Legi, 28 Februari 2025 M. Pada tanggal tersebut, fenomena ijtima’ atau konjungsi antara bulan dan matahari akan terjadi pukul 07:45:14 WIB.

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tinggi hilal mar’i di Indonesia berkisar antara +2° 52’ hingga +4° 25’. Sementara itu, elongasi hilal haqiqi bervariasi antara 4° 54’ hingga 6° 28’. Keberadaan hilal di atas ufuk diperkirakan berlangsung selama 15 menit 11 detik hingga 22 menit 55 detik.

Baca Juga :  Ngeri! Insentif Guru 2022 Ghaib, Aktivis Gempar Tuntut Kadisdik Sumenep Mundur Dari Jabatannya

PBNU mengungkapkan bahwa kedudukan hilal di Indonesia berbeda-beda. Di Provinsi Aceh, tinggi hilal mar’i dan elongasi hilal haqiqi telah melebihi kriteria imkan rukyah yang ditetapkan oleh NU.

Oleh karena itu, Aceh masuk dalam zona imkan al-rukyah, yang berarti kemungkinan besar hilal dapat terlihat.

Sementara itu, daerah-daerah di luar Aceh masih berada di zona istihlal al-rukyah, di mana tinggi hilal masih di bawah kriteria rukyah. Hal ini menunjukkan kemungkinan hilal tidak terlihat di beberapa wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Bukti Keberpihakan Bupati Achmad Fauzi! Usai Operasikan Kepal Cepat, Kini Jalan Poros Desa kepulauan Jadi Atensi

Berdasarkan perhitungan ini, PBNU menyatakan bahwa 1 Ramadhan 1446 H berpotensi jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, jika hilal berhasil terlihat.

Namun, jika hilal tidak terlihat, maka awal Ramadhan akan jatuh pada Ahad, 2 Maret 2025, dengan mengikuti aturan istikmal, yaitu penyempurnaan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

Keputusan resmi mengenai awal Ramadhan 1446 H akan diumumkan oleh Ketua Umum PBNU melalui ikhbar setelah rukyatul hilal dilakukan pada Jumat malam, 28 Februari 2025.

Baca Juga :  Pleno PWI Pusat Tetapkan HPN 2025 di Provinsi Riau, Berikut Penjelasannya

Pengumuman ini akan disampaikan sekitar pukul 19.30 WIB setelah pemerintah menggelar sidang itsbat.

PBNU mengajak umat Islam, khususnya Nahdliyin, untuk menunggu keputusan resmi mengenai awal Ramadhan dengan tetap menjaga persatuan serta menghormati perbedaan dalam metode penentuan awal bulan hijriyah.

Keputusan ini akan menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1446 H.

Laporan ini ditandatangani oleh Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, Drs. KH. Sirril Wafa, MA, serta Sekretaris H. Asmui Mansur, M.Kom. PBNU berharap informasi ini dapat menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Loading

Penulis : Fer

Berita Terkait

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura
Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan
Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan
Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WIB

Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru