Pemkab Sumenep Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Bakorwil Jatim Apresiasi Langkah Awal Ini

Selasa, 11 Februari 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Forum Konsultasi Publik RKPD 2026 Pemkab Sumenep.

Foto. Kegiatan Forum Konsultasi Publik RKPD 2026 Pemkab Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka menyempurnakan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

Diketahui, Forum konsultasi publik Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2026 yang dilaksanakan Bappeda Sumenep tersebut mendapat apresiasi dari Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur (Bakorwil IV) Pamekasan, Selasa (11/2/2025).

Bakorwil IV memuji Pemkab Sumenep karena konsultasi publik RKPD 2026 yang dibuka langsung oleh Sekda Sumenep Edy Rasiyadi ini terbilang awal dibanding di daerah lain.

Kepala Bakorwil IV Pamekasan Sufi Agustini mengatakan, forum konsultasi publik RKPD Sumenep 2026 yang diselenggarakan di awal tahun dipastikan lebih maksimal untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Tuai Apresiasi di Parade Tong-tong : Tradisi Adalah Jalan Rakyat

Sebab, RKPD ini membutuhkan banyak aspirasi dari berbagai pihak untuk memaksimalkan upaya peningkatan pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi kegiatan forum konsultasi publik ini. Ini bagian dari upaya daerah untuk menyerap banyak aspirasi dari masyarakat,” kata Sufi Agustini.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sumenep Edi Rasiyadi menyampaikan, forum konsultasi publik RKPD harus menjadi ruang aspirasi menuju kemajuan Kabupaten Sumenep.

Peningkatan pembangunan daerah tidak bisa dilakukan tanpa adanya masukan dari masyarakat. Dengan demikian, masukan di segi apapun menjadi harapan pemerintah daerah.

“Kami tidak menutup keinginan dan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan aspirasinya melalui ruang konsultasi RKPD ini,” kata Sekda Edi.

Sekda Edy kemudian menegaskan, forum konsultasi publik RKPD merupakan langkah strategis dalam menyusun program pemerintah daerah pada tahun 2026 mendatang. Sehingga program pemerintah yang akan dicanangkan tahun depan benar-benar sesuai harapan masyarakat.

“Untuk itu, adanya informasi yang benar pula dari masyarakat kalangan bawah sangat dibutuhkan. Fakta di bawah akan menjadi rujukan kami dalam menentukan program di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa forum ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan guna menentukan prioritas pembangunan.

“RKPD 2026 harus mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat. Kami ingin pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Arif Firmanto dalam sambutannya.

Forum ini dihadiri berbagai pihak, termasuk OPD, akademisi, LSM, dan perwakilan masyarakat. Semua peserta berkontribusi dalam merumuskan strategi pembangunan daerah.

“Kami harap masukan dari forum ini bisa menjadi dasar kebijakan yang lebih inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat,” tambah Arif.

Penyelenggaraan forum ini didasarkan pada regulasi perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Anggarannya bersumber dari APBD Sumenep 2025.

Dengan adanya forum ini, Pemerintah Sumenep berkomitmen meningkatkan transparansi dan partisipasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru