Sekolah Diduga Liburkan Siswa Saat Hari Efektif, PMII Desak Disdik Bertindak

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Moh Pudali Arodani

Foto. Moh Pudali Arodani

SUMENEP, nusainsider.com Dugaan pengabaian tanggung jawab pendidikan terjadi di Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep. Sejumlah sekolah dilaporkan tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada hari aktif sekolah.

Para siswa bahkan dipulangkan lebih awal tanpa adanya proses pembelajaran sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan amanat Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

Tidak dilaksanakannya kegiatan belajar mengajar pada hari efektif sekolah dinilai berpotensi melanggar hak dasar peserta didik.

Baca Juga :  Inovasi Baru Cafe & Resto Lotus, Avocado Kopi Tawarkan Sensasi Segar dan Elegan

Selain itu, kepala sekolah bersama bendahara sekolah juga diduga meninggalkan tugas pada hari aktif tanpa alasan kedinasan yang jelas.

Tindakan tersebut dinilai mencederai tanggung jawab profesi pendidik dan berdampak langsung terhadap terhentinya aktivitas pembelajaran di sekolah.

Peristiwa ini sekaligus menyoroti pentingnya penguatan fungsi pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Minimnya kontrol dan evaluasi dinilai menjadi salah satu faktor yang memungkinkan kegiatan pendidikan tidak berjalan optimal, khususnya di wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Karena Tidak ada Kejelasan dan Keadilan, Aktivis Pemuda Timur Daya Gelar Tahlil Kemanusiaan

Sekretaris PMII UPI Sumenep, Moh Pudali Arodani, yang akrab disapa Lili, mengecam keras kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak boleh dikorbankan akibat kelalaian oknum tertentu.

“Pemulangan siswa pada hari aktif tanpa proses pembelajaran merupakan bentuk pengabaian hak konstitusional peserta didik. Hal ini menjadi bukti lemahnya pengawasan dan harus segera ditindaklanjuti secara serius,” tegas Lili.

PMII UPI Sumenep mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep segera mengambil langkah konkret dan preventif, mulai dari evaluasi terhadap pihak sekolah terkait hingga penindakan tegas sesuai aturan yang berlaku, agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep : Sisa Anggaran Pilkada 2024 Dikembalikan, KPU Sumenep Setor Rp1,6 Miliar ke Kas Daerah

Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar yang wajib dijamin negara, terlebih bagi masyarakat kepulauan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan akses dan pelayanan publik.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Belanja Iklan dan Pemotretan Rp18 Juta di Puskesmas Guluk-Guluk Jadi Sorotan
LSM GEMPUR Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Simalungun, Kejati Sumut Diminta Turun Tangan
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik
Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno
Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
Dorong Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Fasilitasi Akses Kredit dan Asuransi Petani

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

Belanja Iklan dan Pemotretan Rp18 Juta di Puskesmas Guluk-Guluk Jadi Sorotan

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:39 WIB

LSM GEMPUR Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Simalungun, Kejati Sumut Diminta Turun Tangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB

Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:23 WIB

Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:27 WIB

Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:47 WIB

Dorong Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Fasilitasi Akses Kredit dan Asuransi Petani

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:30 WIB

Kisah Haru H. Bambang Budianto: Berangkat dari Masa Kecil Yatim, Kini Rutin Berbagi Kebaikan di Bulan Muharram

Berita Terbaru