SUMENEP, nusainsider.com — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga Kampung Pocang Timur, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Para pemuda setempat berhasil membangun sebuah gapura kampung secara swadaya tanpa bantuan anggaran dari pemerintah.
Gapura yang berdiri di jalan utama kampung tersebut mulai dikerjakan secara bersama-sama oleh warga pada Minggu (15/3) sore. Seluruh proses pembangunan dilakukan dengan penuh kebersamaan, mulai dari penggalangan dana hingga pengerjaan fisiknya.
Pembangunan gapura tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp10 juta. Dana tersebut berasal dari sumbangan sukarela warga setempat tanpa ada penentuan nominal tertentu bagi setiap warga.
Salah seorang warga Pocang Timur, Lukman Hakim AG, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan gapura itu merupakan hasil dari kekompakan masyarakat.
“Itu jika dihitung semua dengan biaya pengerjaan. Semua biaya ditanggung bersama seikhlasnya,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan gapura tersebut tidak semata-mata karena terkumpulnya dana, melainkan karena kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong warga kampung.
“Inisiatif pemuda Pocang Timur ini patut diapresiasi. Mereka membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan bisa mewujudkan pembangunan tanpa harus menunggu anggaran pemerintah,” jelas Luqman.
Gapura yang dibangun di dekat SDN Cangkreng dan Balai Desa Cangkreng itu diberi tulisan “Kampong Pocang Temor”. Pemilihan kosakata Bahasa Madura tersebut menjadi bentuk kepedulian warga dalam melestarikan serta mengembangkan bahasa daerah.
Luqman yang juga dikenal sebagai penulis beberapa buku berbahasa Madura berharap keberadaan gapura tersebut tidak hanya menjadi simbol kebersamaan warga, tetapi juga menjadi pesan bagi generasi muda.
“Melalui gapura ini kami berpesan kepada generasi muda agar bercita-cita setinggi mungkin, tapi tetap mengakar pada budaya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















