SMSI Award 2025: Menyatukan Madura dalam Apresiasi dan Budaya

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Flyer Kegiatan SMSI Award 2025 dan Pelantikan Pengurus SMSI se-Madura Raya.

Foto. Flyer Kegiatan SMSI Award 2025 dan Pelantikan Pengurus SMSI se-Madura Raya.

SUMENEP, nusainsider.com Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kabupaten se-Madura Raya akan menyelenggarakan perhelatan akbar SMSI Award 2025 yang akan digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jawa Timur.

Acara bergengsi ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus SMSI dari empat kabupaten se-Madura Raya, yakni SMSI Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan dalam satu momentum penuh makna.

Toifur Ali Wafa selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa acara ini akan berlangsung pada Malam Kamis, 28 Mei 2025 dan akan dimeriahkan oleh sejumlah penampilan budaya khas Madura.

“Dua grup Legendaris musik tradisional tong-tong telah kami siapkan, yakni Mega Remmeng dan Angin Ribut,” kata Toifur kepada media ini, Kamis siang 8/5/2025.

Selain itu, kehadiran para penari cantik asal Kabupaten Sumenep juga akan menambah semarak suasana dalam acara yang dikemas dengan nuansa sakral namun meriah tersebut.

Menurut Toifur, SMSI Award 2025 tidak hanya menjadi seremoni pelantikan, tetapi juga bentuk apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi membangun daerah.

Penghargaan akan diberikan kepada berbagai tokoh, mulai dari Bupati, unsur TNI, DPD RI, hingga sejumlah kepala OPD yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pelayanan publik.

Baca Juga :  Menakar Sekda Sumenep: Antara Rekam Jejak, Noda Lama, dan “Bismillah Melayani”

Tak ketinggalan, para Camat, Puskesmas, pemerintahan desa, pengusaha lokal, dan petani berprestasi juga akan mendapatkan penghargaan dalam ajang ini.

“SMSI ingin membangun budaya apresiasi yang inklusif, di mana semua lapisan masyarakat yang berkontribusi layak mendapatkan penghormatan,” imbuh Toifur.

Uniknya, dalam ajang berskala nasional ini, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga akan dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan.

Pagelaran ini dirancang tidak hanya sebagai ajang seremoni, tetapi juga sebagai ruang sinergi dan kolaborasi lintas sektor di wilayah Madura.

Sejumlah tokoh penting dari Jakarta, Jawa Timur, dan Madura secara umum dijadwalkan hadir dalam perhelatan ini, menandakan dukungan kuat terhadap eksistensi media lokal.

Sementara itu, Wahyudi, Koordinator SMSI Madura Raya yang juga Ketua SMSI Sumenep, menyebut kegiatan ini sebagai sejarah baru yang akan menjadi catatan penting dalam perjalanan media siber di Madura.

“Ini pertama kalinya di Madura Raya ada event sebesar ini, menyatukan seluruh SMSI dari empat kabupaten dalam satu forum sekaligus,” ujarnya dengan bangga.

Ia menargetkan kehadiran ratusan tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan, organisasi profesi, komunitas budaya, dan tokoh masyarakat dalam pergelaran tersebut.

Baca Juga :  Apresiasi HUT ke-3 PPDI, Ketua PKDI Sumenep Tekankan Penguatan SDM Desa

Tak hanya dari kalangan birokrat dan tokoh senior, Wahyudi menekankan bahwa generasi milenial juga diundang untuk menyaksikan langsung semangat kolaborasi dan apresiasi yang dibangun SMSI.

“Generasi muda perlu melihat langsung bahwa kerja keras dan dedikasi itu layak diapresiasi. Ini bentuk edukasi lewat peristiwa nyata,” ujar Wahyudi menambahkan.

Selain menjadi forum apresiasi, SMSI Award 2025 juga dirancang sebagai momentum kebangkitan insan media lokal di tengah era digital yang terus bergerak dinamis.

Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan antara media, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun Madura yang lebih maju, inklusif, dan adaptif.

Dengan mengusung konsep budaya dan teknologi, SMSI Award 2025 tidak hanya mengangkat kearifan lokal, tetapi juga menandai kesiapan Madura dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  BEM STITA Gelar Seminar Beasiswa: Strategi Sukses Meraih LPDP untuk Masa Depan Gemilang

Pagelaran ini diyakini akan memberi dampak positif, tidak hanya terhadap pelaku media, tetapi juga masyarakat secara umum yang terinspirasi oleh semangat kolaboratif.

Kehadiran musik tradisional tong-tong juga dimaksudkan untuk menghidupkan kembali kesenian khas Madura yang selama ini perlahan memudar dari ruang-ruang publik.

Wahyudi sapaan akrabnya berharap, melalui ajang ini, nilai-nilai lokal bisa kembali membumi dan menjadi bagian dari narasi kemajuan Madura yang tidak tercerabut dari akarnya.

SMSI Award 2025 menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan berpihak pada pembangunan daerah, “Jelasnya.

Semua elemen masyarakat Madura diharapkan ikut terlibat, baik secara langsung maupun dalam semangat bersama membangun daerah melalui kontribusi di bidang masing-masing.

SMSI Madura Raya juga menegaskan bahwa perhelatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dan mendukung kemajuan daerah lewat jalur apresiasi dan media.

Dengan semangat kolaborasi dan kebudayaan, SMSI Award 2025 siap menjadi momentum bersejarah dan inspiratif yang akan dikenang oleh generasi kini dan mendatang, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terbaru