SMSI Award 2025: RSUD Moh. Anwar Sumenep Diakui Sebagai Pelopor Inovasi Kesehatan Daerah

Kamis, 29 Mei 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Dalam perhelatan Malam Anugerah SMSI Award 2025 yang dirangkai dengan Pelantikan SMSI Se-Madura Raya, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep menorehkan prestasi gemilang dengan menerima penghargaan sebagai Pelopor Transformasi Layanan Kesehatan Daerah.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan rumah sakit ini dalam meningkatkan status dari tipe C menjadi tipe B di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes.

Bappeda Sumenep

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Wahyudi, menyampaikan bahwa pencapaian RSUD dr. Moh. Anwar merupakan buah dari proses panjang evaluasi dan peningkatan layanan yang dilakukan selama enam bulan terakhir.

“Transformasi ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga peningkatan sistem manajemen, mutu layanan, hingga kapasitas sumber daya manusia yang semakin profesional,” ujar Wahyudi.

Ia mengaku bahwa di bawah kepemimpinan dr. Erliyati, RSUD Sumenep telah menunjukkan lompatan besar dalam pelayanan publik, bahkan menjadi rujukan medis di wilayah Madura.

“Transformasi RSUD dr. H. Moh. Anwar bukan hanya soal bangunan fisik. Tapi juga menyentuh manajemen, mutu layanan, hingga peningkatan profesionalisme SDM. Ini membuat RSUD Sumenep menjadi kebanggaan masyarakat Madura,” jelasnya.

Salah satu inovasi unggulan misalnya yang menjadi sorotan adalah Layanan Operasi Bedah Tanpa Pisau bagi penderita tumor tiroid jinak. Layanan ini menjadi satu-satunya di Pulau Madura, dan di Jawa Timur hanya tersedia di RSUD dr Soetomo Surabaya dan RSUD Sumenep.

“Ini menunjukkan keunggulan visi dan eksekusi dari dr. Erliyati. Tidak banyak rumah sakit daerah yang mampu menghadirkan layanan seperti ini,” tegas Wahyudi.

Inovasi lainnya disebut seperti Layanan Poli Nyeri dengan Dokter Spesialis Unggulan, yang juga menjadi layanan langka dan satu-satunya di Madura.

Baca Juga :  Duduki Jabatan Baru, Chainur Rasyid Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan SDM

Wahyudi sapaan akrabnya menambahkan bahwa SMSI Award 2025 tidak hanya bertujuan memberikan apresiasi, tetapi juga menjadi ajang mendorong berbagai sektor, termasuk pelayanan publik, untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,”Tambahnya.

Sementara itu, dr. Erliyati, M.Kes, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar, yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan tersebut.

Baca Juga :  Distribusi Naik, PR Mahaputera Nusantara Rekrut 230 Karyawan Tambahan

Ia menegaskan bahwa kenaikan status rumah sakit menjadi tipe B merupakan target yang selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada SMSI Sumenep yang telah mendukung kami selama ini dan memberikan apresiasi berharga ini,” ujarnya melalui pesan tertulis dari Tanah Suci, Rabu (28/5/2025).

Erliyati menambahkan, status baru sebagai rumah sakit tipe B memungkinkan RSUD dr. Moh. Anwar untuk memberikan layanan yang lebih luas dan berkualitas, termasuk penyediaan layanan kedokteran spesialis dan subspesialis terbatas, demi memenuhi kebutuhan masyarakat Sumenep yang semakin kompleks dalam bidang kesehatan.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Ajak Masyarakat Refleksikan HUT RI Ke-79 Sebagai Penguatan Sinergi

Dengan semangat transformasi dan komitmen kuat dari seluruh jajaran, RSUD dr. Moh. Anwar siap menjadi pusat rujukan layanan kesehatan unggulan di wilayah Madura, “Pungkasnya.

Ditambahkan, Semoga SMSI Sumenep terus menjadi Mitra pemberitaan yang positif dan edukatif demi kemajuan pelayanan kesehatan masyarakat Sumenep dan madura pada Umumnya.

“Serta Selamat dan Sukses atas dilantiknya pengurus yang baru, semoga mampu menjadi Mitra Strategis RSUD Moh Anwar, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru