Sumenep Tunjukkan Kelasnya: CASN 2024 Selesai Cepat, Akurat, dan Bersih

Senin, 21 April 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Pemkab Sumenep Bersama PPPK usai Upacara

Foto Bersama Pemkab Sumenep Bersama PPPK usai Upacara

SUMENEP, nusainsider.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang manajemen kepegawaian. Kali ini, Pemkab Sumenep diganjar penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional II Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemkab Sumenep dalam menyelesaikan proses pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2024 secara cepat, tepat, dan akuntabel. Capaian ini pertama kalinya terbaik di tingkat regional Jawa Timur.

Acara penyerahan penghargaan berlangsung usai Upacara bersama pegawai Pemkab Sumenep. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep didampingi Wabup, Sekkab dan Plt BKPSDM menerima langsung penghargaan dari Kepala Kantor Regional II BKN, disaksikan oleh sejumlah Pimpinan OPD, pejabat daerah dan pegawai lainnya.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU, mengapresiasi penghargaan tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya dalam pengelolaan kepegawaian.

“Ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dimulai dari pengelolaan ASN yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Arif Firmanto kepada media nusainsider.com.

Menurut Arif, proses pengangkatan CASN merupakan bagian penting dari pembangunan birokrasi modern yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, proses ini harus dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik.

Baca Juga :  Mahasiswa UNISMA Raih Penghargaan Inovasi Bisnis Lewat Konsep MOMENTRA

Ia menambahkan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam pengangkatan CASN tidak hanya menyangkut waktu, tetapi juga ketelitian dalam administrasi, validitas data, dan kesesuaian formasi dengan kebutuhan daerah.

“Dalam proses pengangkatan CASN 2024, kami pastikan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara digital, terbuka, dan terintegrasi dengan sistem nasional,” jelas Arif.

Keberhasilan ini, lanjut Arif sapaan akrabnya juga berkat koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, serta dukungan dari pimpinan daerah yang sangat memperhatikan reformasi birokrasi.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem kerja yang mendukung percepatan pelayanan publik. Salah satu upaya itu dilakukan dengan mengembangkan sistem informasi berbasis data untuk memantau proses kepegawaian secara real time.

Baca Juga :  Pertama kali di Madura, Ajang Pop Talent 2025 Akan di Gelar di Sumenep. Yuk Pantau Tanggal Pelaksanaannya

Arif mencontohkan bagaimana sistem e-planning dan e-budgeting yang telah diintegrasikan dengan data kepegawaian mampu mempercepat proses analisis kebutuhan ASN sesuai prioritas pembangunan daerah.

“Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga bagaimana kita menyusun kebutuhan SDM yang sejalan dengan arah pembangunan jangka menengah dan panjang Kabupaten Sumenep,” paparnya.

Bagi Arif Firmanto, reformasi birokrasi harus dimulai dari fondasi yang kuat, yakni sumber daya manusia. Ia percaya bahwa aparatur yang profesional akan mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Penghargaan dari BKN ini juga menunjukkan bahwa Kabupaten Sumenep terus mengalami kemajuan signifikan dalam tata kelola pemerintahan. Hal ini sejalan dengan visi daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dengan Bingkai Bismillah melayani.

Pemkab Sumenep dinilai mampu menyelaraskan proses administrasi kepegawaian dengan prinsip meritokrasi. Proses seleksi CASN tahun 2024 dinilai memenuhi unsur objektivitas dan transparansi, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

Dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang progresif, serta dukungan teknokratis dari pejabat struktural seperti Kepala Bappeda, Sumenep terus berbenah diri menuju pemerintahan yang modern dan berorientasi hasil.

Baca Juga :  ALARM Ultimatum Penegak Hukum: Usut Tuntas Skandal Pokir Sumenep

Selain pengangkatan CASN, berbagai inovasi juga terus dikembangkan. Salah satunya adalah aplikasi berbasis web untuk pemantauan kinerja ASN, yang memungkinkan proses evaluasi dilakukan secara efisien dan transparan.

Ke depan, Arif Firmanto menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak membuat pihaknya berpuas diri. Justru sebaliknya, menjadi motivasi untuk terus memperkuat sistem birokrasi dan SDM aparatur di lingkungan Pemkab Sumenep.

“Kami akan terus melakukan pembenahan dan inovasi, agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Karena ujung dari semua ini adalah kesejahteraan rakyat,” pungkas Arif dengan optimis.

Ditambahkan, proses pengangkatan CASN bukan lagi rutinitas, melainkan bagian penting dari transformasi pelayanan publik.

Sumenep kini tidak hanya dikenal karena potensi wisata dan budaya, tetapi juga sebagai salah satu kabupaten dengan kinerja pemerintahan yang progresif. Dan penghargaan ini adalah salah satu bukti nyatanya, “Tambahnya arif Menutup.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB