Survei H-3 Pemilu Turki; Erdogan KO dari Musuh Politiknya

Sabtu, 13 Mei 2023 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Survei yang dirilis H-3 pemilihan presiden Turki memaparkan capres petahana Presiden Erdogan kalah suara dari pesaing utamanya, Kemal Kilicdaroglu. (REUTERS/PRESIDENTIAL PRESS OFFICE)

Survei yang dirilis H-3 pemilihan presiden Turki memaparkan capres petahana Presiden Erdogan kalah suara dari pesaing utamanya, Kemal Kilicdaroglu. (REUTERS/PRESIDENTIAL PRESS OFFICE)

JAKARTA, Nusainsider.com Presiden Recep Tayyip Erdogan kalah suara dari pesaing utamanya, Kemal Kilicdaroglu, dalam survei elektabilitas terbaru H-3 menjelang pemilu Turki pada Minggu (14/5) mendatang.

Survei yang dirilis Konda pada Kamis (11/5) itu memaparkan Erdogan hanya meraup 43,7 persen suara. Sementara itu, pesaing utamanya, Kilicdaroglu, meraih 49,3 persen suara. Hasil ini membuat Erdogan kekurangan suara mayoritas yang dibutuhkan untuk menang di putaran pertama pemilu.

Hasil ini pun membuat pemilu Turki diperkirakan berlanjut ke putaran kedua pada 28 Mei.

Survei Konda dilakukan pada 6 sampai 7 Mei lalu. Survei ini memiliki margin of error +/- 2,2 persen, dengan tingkat kepercayaan 99 persen.

Baca Juga :  RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing

Dalam survei ini, Muharrem Ince, juga menjadi salah satu tokoh yang mengantongi suara untuk melawan Erdogan.

Namun, pemimpin partai sayap kiri Partai Tanah Air itu hanya mendapat 2,2 persen suara dalam jajak pendapat tersebut.

Sementara itu, pesaing Erdogan lainnya ada Sinan Ogan yang meraih 4,8 persen suara. Menurut Konda, mayoritas pemilih Ogan dan Ince punya kecondongan untuk memilih Kilicdaroglu di putaran kedua.

Sementara itu, survei Metropoll juga menunjukkan bahwa pemungutan suara di Turki kemungkinan bakal berlanjut ke putaran kedua. Senada dengan Konda, survei Metropoll menyebut Kilicdaroglu unggul dengan mengantongi 49,1 persen suara, dan Erdogan di posisi kedua yakni 46,9 persen suara.

Baca Juga :  Bamsoet Ingatkan Kader Pemuda Pancasila Tetap Solid Jelang Pemilu 2024

Berdasarkan survei Metropoll, Kilicdaroglu menang atas Erdogan dalam putaran kedua dengan perolehan suara 51,3 persen.

Kendati demikian, pada Kamis (11/5) lalu, Ince menyatakan mundur dari kandidat bakal calon presiden Turki. Dia mengaku mundur karena dihantam “kampanye fitnah” oleh oposisi dan karena tak mau membagi suara terhadap anti-Erdogan yang belakangan bersatu untuk memilih Kilicdaroglu.

“Saya menarik diri dari perlombaan ini. Saya melakukan ini untuk negara saya. Saya tidak ingin mereka menyalahkan saya ketika mereka kalah,” katanya seperti dikutip CNN.

Manajer Konda, Bekir Agirdir, mengatakan kemunduran Ince dari kontestasi pilpres Turki ini membuat peluang Kilicdaroglu menang dalam pemilu Turki meningkat.

Baca Juga :  Adik Kandung Di Bunuh Kakak kandung Disaat Sedang shalat

“Kemungkinan Kemal Kilicdaroglu menang telah meningkat dengan mundurnya Ince. Saya tidak akan terkejut jika dia mendapat 51 persen suara,” kata Agirdir kepada situs berita T24.

Dalam dua dekade terakhir, Erdogan memang menghadapi ujian terbesarnya selama memerintah Turki. Ia dihadapkan beragam masalah mulai dari krisis ekonomi hingga gempa dahsyat pada 6 Februari lalu yang menewaskan lebih dari 50 ribu orang.

Di tengah masalah tersebut, Kilicdaroglu muncul dan berjanji untuk mengubah banyak kebijakan Erdogan sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi negara.

Rakyat Turki pun disebut menantikan perubahan atas pemerintahan Turki yang telah dikuasai rezim Erdogan selama 20 tahun terakhir.

Loading

Berita Terkait

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Senin, 20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Berita Terbaru