Tak Ada Lagi Ruang Gelap, DPD RI Dukung Langkah Tegas Berantas Tambang Ilegal

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Kanan), Senator DPD RI Dr Lia Istifhama (Kiri).

Foto. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Kanan), Senator DPD RI Dr Lia Istifhama (Kiri).

SURABAYA, nusainsider.com — Langkah tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menggulung praktik tambang ilegal menuai apresiasi dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama.

Ia menilai konsistensi pemerintah dalam menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin menjadi pesan keras bahwa kekayaan alam Indonesia tidak boleh lagi dijadikan ladang kepentingan segelintir pihak.

Dalam keterangannya, Ning Lia menegaskan bahwa praktik tambang ilegal selama ini tidak hanya menggerus sumber daya alam, tetapi juga merampas hak rakyat atas hasil bumi yang semestinya dikelola untuk kesejahteraan bersama.

Menurutnya, negara kini menunjukkan keberpihakan nyata melalui penegakan hukum yang tegas dan tidak tebang pilih.

Baca Juga :  Keraton, Pendopo dan Kamera Smartphone: Cara Unik Bappeda Sumenep Ajak Warga Kenali Pembangunan

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan kekayaan alam telah diamanatkan secara jelas dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Apa yang dilakukan pemerintah saat ini merupakan bentuk nyata menjalankan konstitusi sekaligus memperbaiki tata kelola ekonomi nasional agar lebih berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ning Lia menyebut ketegasan pemerintah sebagai pukulan telak bagi pelaku tambang ilegal yang selama ini leluasa meraup keuntungan pribadi.

Baca Juga :  Juara II Stand Terbaik MNV 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Komitmen Dekatkan Layanan

Ia berharap tidak ada lagi “Ruang Gelap” yang dimanfaatkan untuk bermain-main dengan kekayaan alam negara.

“Penindakan ini harus menjadi efek kejut. Tidak boleh ada lagi pihak yang menjadikan sumber daya alam sebagai bancakan pribadi, sementara rakyat justru menanggung dampak kerusakan lingkungannya,” tegasnya.

Selain aspek hukum dan ekonomi, Lia juga menyoroti dampak ekologis dari aktivitas tambang ilegal yang kerap memicu bencana.

Kerusakan hutan, pencemaran air, hingga longsor disebutnya sebagai konsekuensi nyata dari eksploitasi tanpa kendali.

Baca Juga :  Satlantas Sumenep Gelar Ramp Check dan Cek Kesehatan Pengemudi di Terminal Arya Wiraraja

Karena itu, ia mendorong agar langkah penertiban dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh. Penindakan, menurutnya, harus diiringi pembenahan sistem pengawasan agar tata kelola pertambangan lebih transparan dan akuntabel.

Ia optimistis, jika komitmen tersebut terus dijaga, sektor pertambangan Indonesia dapat bergerak menuju sistem yang lebih adil, berkelanjutan, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Momentum ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga titik balik untuk memastikan bahwa kekayaan alam Indonesia benar-benar menjadi milik seluruh rakyat, bukan hanya segelintir elite,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari
Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura
Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari
Menimbang Ulang Eksistensi Hiburan Dunia Malam : Tegas Menertibkan, Adil Menegakkan Aturan
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Bersih Lingkungannya, Sehat Warganya, Maju Daerahnya: Sumenep Luncurkan Gerakan Bersih Pagi Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja Madura

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lestarikan Budaya Leluhur, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:24 WIB

TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara

Berita Terbaru