Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah

Minggu, 18 Januari 2026 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kunjungan DPD RI, Ning Lia di RS Menur Surabaya

Foto. Kunjungan DPD RI, Ning Lia di RS Menur Surabaya

SURABAYA, nusainsider.com Rumah Sakit (RS) Menur Surabaya mendapat apresiasi atas transformasi layanan kesehatan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya dalam penguatan layanan kesehatan mental.

Modernisasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis Jawa Timur dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.

Direktur RS Menur Surabaya, Fitria Dewi, menyampaikan rasa bangga atas dukungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan rumah sakit yang dipimpinnya.

Menurutnya, keberhasilan transformasi RS Menur tidak lepas dari peran besar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Ini merupakan bentuk apresiasi bagi kami. RS Menur diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa setiap upaya yang kami lakukan benar-benar bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Fitria.

Ia menegaskan, perhatian Gubernur Khofifah terhadap RS Menur sangat nyata, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM), hingga penguatan kebijakan pelayanan medis.

“Bu Gubernur selalu mengikuti perkembangan RS Menur secara detail. Dukungan beliau menjadi kekuatan dan dorongan luar biasa bagi kami. Sebagai warga Jawa Timur, kita patut bangga memiliki pemimpin yang serius memperhatikan sektor kesehatan,” imbuhnya.

Apresiasi juga datang dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, yang melakukan kunjungan kerja ke RS Menur.

Baca Juga :  Komwasjak Desak Kepatuhan Pajak, H. Her Dorong Kebijakan Berkeadilan

Senator muda asal Jawa Timur tersebut menilai RS Menur berhasil beradaptasi dengan kebijakan nasional di bidang kesehatan.

Menurut Lia, Kementerian Kesehatan mendorong rumah sakit umum di Indonesia untuk mampu melayani seluruh jenis penyakit, sekaligus memiliki layanan unggulan.

Dalam konteks itu, RS Menur menjadikan kesehatan mental sebagai kekuatan utama.

“Kami melihat langsung bagaimana RS Menur hadir sesuai dengan ekspektasi pemerintah. Rumah sakit ini tidak hanya memiliki layanan dasar, tetapi juga unggulan, terutama dalam penanganan kesehatan mental,” ujar Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, Kamis (15/1).

Keponakan Gubernur Khofifah tersebut menilai RS Menur telah berhasil mematahkan stigma bahwa rumah sakit jiwa hanya berkutat pada layanan psikologi dan psikiatri.

Baca Juga :  SKK Migas–KEI Gelar Safram 2026, Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa di Kepulauan Raas Sumenep

Saat ini, RS Menur memiliki layanan yang komprehensif, mulai dari persalinan, rawat inap, hingga klinik tumbuh kembang anak.

“RS Menur tidak hanya melayani kesehatan mental. Banyak layanan lain yang bisa diakses masyarakat, termasuk persalinan dan rehabilitasi,” tegasnya.

Namun demikian, Ning Lia juga menyoroti fenomena meningkatnya gangguan belajar pada anak-anak akibat kecanduan gawai dan paparan konten digital yang tidak sehat.

“Kita perlu menggarisbawahi bahwa banyak anak mengalami kesulitan fokus, gangguan belajar, hingga kesulitan mencerna pelajaran karena penggunaan gadget yang berlebihan,” ungkapnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Fitria Dewi. Ia menyebutkan, RS Menur saat ini menerima cukup banyak pasien anak dengan keluhan kecanduan gawai, mulai dari paparan pornografi, kekerasan, hingga perilaku agresif yang berdampak pada kondisi psikologis mereka.

“Sebagian pasien anak harus menjalani perawatan inap karena kondisi yang cukup berat. Ini menjadi perhatian serius bagi kami,” jelas Fitria.

Sebagai bentuk respons, RS Menur telah menyiapkan klinik khusus gangguan belajar guna memberikan intervensi medis dan psikososial secara dini agar kondisi anak tidak semakin memburuk.

Baca Juga :  Wakapolres Sumenep Pimpin Sidang BP4R, Tekankan Harmoni Keluarga dan Tanggung Jawab Dinas

Ning Lia pun mendorong agar edukasi terkait kesehatan mental anak dan bahaya kecanduan digital terus digencarkan kepada masyarakat.

“Kami ingin belajar lebih jauh terkait penanganannya, agar ke depan upaya pencegahan bisa dilakukan lebih masif dan anak-anak tidak terlambat mendapatkan pertolongan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya
Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat
Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data
Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata
Bappeda Sumenep Dorong Transparansi Pembangunan melalui Aplikasi SIPD-RI E-Dalev
47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional
East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:20 WIB

Pimred nusainsider.com Apresiasi Kiprah CEO DRT The Big Family di Hari Ulang Tahunnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:26 WIB

Bappeda Sumenep: Program SIMPUL Jawaban Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WIB

Bappeda Sumenep Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Sektor Maritim, Pertanian dan Wisata

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:18 WIB

East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:44 WIB

Menuju Sumenep Bersih dan Sehat, Bappeda Gulirkan Program “Small but Beautiful”

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As

Berita

Opini Fauzi As ; Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:55 WIB