Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, nusainsider.com Komite Sepak Bola Mini Seluruh Indonesia (KSMI) Pamekasan mulai memetakan potensi atlet mini soccer daerah melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) yang digelar di Lapangan Mini Soccer Puri Dewata, Pamekasan.

Sebanyak 16 tim dari jenjang SMA sederajat se-Kabupaten Pamekasan ambil bagian dalam ajang tersebut. Selain menjadi arena kompetisi, Kejurkab juga menjadi momentum penjaringan atlet muda yang diproyeksikan memperkuat kontingen Pamekasan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Ketua KSMI Pamekasan, Mahfud, mengatakan seleksi atlet melalui pertandingan dinilai lebih efektif karena tim pencari bakat dapat melihat kemampuan pemain secara langsung di lapangan.

Menurutnya, Kejurkab menjadi salah satu instrumen penting untuk mengidentifikasi pemain yang memiliki kualitas serta berpeluang bersaing di level yang lebih tinggi.

“Seleksi kami lakukan melalui Kejurkab. Dari sini kami bisa melihat potensi pemain yang layak masuk dalam tim Porprov Jawa Timur,” kata Mahfud.

Ia menjelaskan, penilaian terhadap pemain tidak hanya didasarkan pada kemampuan teknik bermain. Tim seleksi juga memperhatikan kondisi fisik, mental bertanding, kedisiplinan, hingga kemampuan pemain dalam membangun kerja sama dengan rekan satu tim.

Baca Juga :  Opini: Peredaran Rokok Ilegal di Madura, Peran Pejabat Desa dan Potensi Penyalahgunaan Wewenang

Melalui sistem kompetisi, proses pemantauan dinilai dapat berjalan lebih objektif. Pemain yang menunjukkan performa menonjol akan masuk dalam daftar pemantauan untuk selanjutnya mengikuti proses pembinaan dan seleksi tahap berikutnya.

“Dengan sistem seleksi melalui kompetisi, tim seleksi lebih mudah memantau kemampuan setiap atlet. Pemain yang memiliki potensi akan kami catat dan dipantau lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan, Kuswanto, mengapresiasi langkah KSMI yang menjadikan Kejurkab sebagai bagian dari proses pembentukan tim menuju Porprov Jatim 2027.

Baca Juga :  Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun HDDAP, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Menurutnya, turnamen antarpelajar menjadi ruang strategis untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial sejak dini. Para pemain yang tampil menonjol dapat dipersiapkan secara bertahap agar memiliki kesiapan menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

“Langkah seleksi atlet melalui Kejurkab ini sangat baik. Melalui turnamen seperti ini, kita bisa melihat dan menjaring atlet-atlet yang berpotensi untuk ditampilkan pada Porprov nanti,” ungkap Kuswanto.

Meski demikian, Kuswanto mengingatkan KSMI Pamekasan agar terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pengurus KSMI tingkat provinsi. Hal itu penting untuk memastikan seluruh tahapan seleksi dan pembentukan tim berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah ketentuan mengenai batas usia atlet yang nantinya diperbolehkan tampil dalam ajang Porprov Jawa Timur.

“Pengurus KSMI Pamekasan harus sering berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait regulasi dan batasan usia atlet yang akan ditampilkan dalam kejuaraan Porprov,” tuturnya.

Selain proses seleksi, Kuswanto juga berharap para pelatih di masing-masing sekolah terus meningkatkan pembinaan terhadap para pemain muda. Pembinaan secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk melahirkan atlet mini soccer yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental dan fisik yang siap berkompetisi.

“Saya yakin para pelatih dapat membimbing anak didiknya masing-masing sehingga nantinya dapat melahirkan atlet-atlet yang bagus dan mampu membawa nama baik Pamekasan,” tandasnya.

Kejurkab tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perebutan gelar juara semata. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi panggung awal bagi para pemain muda Pamekasan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang masuk dalam radar pembentukan tim Porprov Jatim 2027.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Kepala Bappeda Sumenep Ajak Masyarakat Sumenep Hidupkan Nilai Kejujuran dan Amanah di Rabiul Awal
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI
Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Kepala Bappeda Sumenep Ajak Masyarakat Sumenep Hidupkan Nilai Kejujuran dan Amanah di Rabiul Awal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Berita Terbaru