Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan, Bappeda Sumenep Bahas Ranwal RPJMD Bersama Bappeda Jatim

Jumat, 25 April 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir, Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU Kepala Bappeda Sumenep saat melakukan pembahasan rancangan awal (Ranwal) RPJMD bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Foto. Dr Ir, Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU Kepala Bappeda Sumenep saat melakukan pembahasan rancangan awal (Ranwal) RPJMD bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Salah satu langkah awalnya adalah pembahasan rancangan awal (Ranwal) RPJMD bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur. Agenda ini merupakan bagian dari konsultasi dan sinkronisasi perencanaan daerah dengan arah kebijakan pembangunan provinsi dan nasional.

Pertemuan digelar Kamis (24/4/2025) di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Tim Kabupaten Sumenep dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU.

Kehadiran mereka disambut oleh Plt Kepala Bidang Rendalev, Sri Mutiatun Sintawati, ST, MMT, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Infraswil Bappeda Jatim.

“RPJMD adalah dokumen fundamental untuk arah pembangunan lima tahun ke depan. Penyusunannya harus sesuai aturan, termasuk konsultasi ke provinsi,” jelas Arif Firmanto usai pembahasan Ranwal RPJMD.

Ia menyatakan, dokumen Ranwal RPJMD ini telah memuat visi dan misi kepala daerah terpilih. Isinya diselaraskan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan bersih.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Bantuan Perumahan di Sumenep, Warga Hanya Terima Papan dan Genting Senilai 5Jt

Konsultasi ini, menurut Arif, merupakan amanat dari Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan Inmendagri Nomor 2 Tahun 2025 tentang penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah.

“Dokumen ini harus selaras dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Jawa Timur agar sinkron dalam implementasinya,” ujar dia.

Sorotan Isu Strategis

Ranwal RPJMD Kabupaten Sumenep memuat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam lima tahun mendatang.

Isu itu antara lain penguatan sektor pertanian dan perikanan, peningkatan konektivitas wilayah kepulauan, serta penurunan angka kemiskinan.

Pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi daerah juga menjadi fokus, disamping perhatian serius terhadap isu lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga :  Diduga Kalah Debat, APK Pasangan FAHAM Kembali Dirusak OTK

Partisipasi Publik Ditekankan

Bappeda Sumenep juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam penyusunan RPJMD. Menurut Arif Firmanto, proses ini harus terbuka dan inklusif.

Setelah konsultasi dengan provinsi, tahap selanjutnya adalah forum perangkat daerah dan lintas sektor. Forum ini akan membahas rancangan Renstra setiap OPD agar sejalan dengan target RPJMD.

“Seluruh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan LSM kami undang untuk memberikan masukan terhadap draft RPJMD. Ini dokumen bersama,” tegasnya.

Foto. Ranwal RPJMD 2025-2029 Bappeda Sumenep bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur.

Dokumen Ranwal akan disempurnakan menjadi Rancangan RPJMD, lalu dibahas dalam Musrenbang RPJMD. Forum ini menjadi ruang konsultatif untuk menyerap aspirasi seluruh pemangku kepentingan.

Setelah itu, dokumen akan diajukan ke DPRD Sumenep untuk dibahas dan disahkan menjadi Perda RPJMD.

Tata Kelola dan Efektivitas Anggaran

Dalam penyusunan RPJMD, Bappeda Sumenep juga mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas, serta efektivitas anggaran pembangunan.

“Kita tidak hanya bicara target dan program, tapi juga pelaksanaannya. Harus terukur, bertanggung jawab, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Arif.

Untuk menunjang hal itu, Bappeda telah membentuk tim teknis lintas sektor. Tim ini memastikan integrasi antara RPJMD dan dokumen perencanaan lainnya.

Baca Juga :  Ngeri! Pernyataan H. Taufik Gegerkan Publik: "Saya Dihormati Jenderal Bintang Dua"

Dokumen-dokumen itu meliputi RKPD, Renstra OPD, serta rencana aksi tematik seperti penanggulangan kemiskinan dan pengurangan risiko bencana.

Menatap Masa Depan Sumenep

Sinergi antara Bappeda Sumenep dan Bappeda Provinsi Jatim mencerminkan semangat kolaborasi antardaerah untuk merancang masa depan yang lebih baik.

Sebagai daerah kepulauan, Sumenep memiliki tantangan geografis dan sosial yang khas. Karena itu, dibutuhkan perencanaan pembangunan yang inovatif dan responsif.

“Sumenep punya potensi luar biasa, baik dari sumber daya alam maupun budayanya. RPJMD ini diharapkan jadi landasan kebangkitan daerah,” Tutup Arif Firmanto.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir
Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan
Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur
Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:47 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:25 WIB

Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:30 WIB

Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:45 WIB

Anggaran Bibit Pertanian Sumenep Capai Rp 2,1 Miliar, Poktan Jadi Prioritas

Berita Terbaru