Tingkatkan Potensi Usaha, Diskoperindag Bentuk Paguyuban UMKM

Rabu, 8 Februari 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kadiskoperindag Sumenep, Chainur Rasyid M, Si

Foto. Kadiskoperindag Sumenep, Chainur Rasyid M, Si

SUMENEP, nusainsider.com Pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mebentuk paguyuban. Hal itu sebagai salah satu cara untuk meningkatkan potensinya dalam bidang usaha.

Paguyuban UMKM itu berada di beberapa pasar tradisional di Sumenep, yang dibentuk oleh para pedagang melalui koordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat.

Pembentukan paguyuban UMKM tersebut mendapat respon positif dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam hal Diskoperindag setempat.

“Kami sangat mengapresiasi sekali adanya paguyuban UMKM di Sumenep,” tutur Kadiskoperindag Sumenep Chainur Rasyid, Rabu (8/2).

Menurut dia, keberadaan paguyuban UMKM itu mempermudah koordinasi dalam hal pengembangan usaha di Sumenep. Termasuk keikutsertaanya dalam merawat, menjaga keamanan serta kebersihan pasar.

Baca Juga :  Abdul Adim Laporkan Wartawan ke Polisi, Sengketa Pemberitaan Memanas

Diyakini, dengan terbentuknya paguyuban tersebut UMKM akan terus berkembang pesat. Nantinya, para pelaku usaha yang tergabung dalam paguyuban itu akan diikutkan keberbagai event besar.

“Kami pasti ikutkan mereka ke event bedar nantinya untuk memasarkan produknya itu,” katanya

Pelaku usaha UMKM di Sumenep jika ingin bergabung dengan paguyuban itu dipersilakan. Langsung menghubungi penanggungjawab di pasar Anom Sumenep.

“Mekanismenya ada di penanggungjawab paguyuban. Semuanya sudah diatur disana,” pungkasnya.

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB