Tren Positif HIV/AIDS di Sumenep, Angka Kematian Menurun dalam Dua Tahun Terakhir

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Dalam dua tahun terakhir, kasus kematian akibat HIV/AIDS di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih terjadi meski menunjukkan tren penurunan.

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep mencatat perkembangan yang cukup signifikan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025 tercatat tiga orang meninggal dunia akibat HIV/AIDS, dengan jumlah penderita terdata sekitar 80 kasus.

“Pada tahun sebelumnya, angka kematian jauh lebih tinggi, yakni 12 orang meninggal dunia dengan 87 kasus penderita,” ujar Syamsuri kepada Kompas.com, Selasa (16/12/2025).

Mantan Kepala Puskesmas Pandian itu menegaskan, perbandingan data dua tahun terakhir menunjukkan penurunan signifikan, baik dari sisi jumlah kematian maupun total kasus yang terdeteksi. Menurutnya, tren positif tersebut perlu dicermati sekaligus dijaga keberlanjutannya.

“Secara jumlah kematian, tahun ini jelas menurun dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Syamsuri.

Ia menjelaskan, penurunan tersebut tidak lepas dari meningkatnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, khususnya konsistensi mengikuti Terapi Antiretroviral (ARV). Terapi ini dinilai sangat berperan dalam menjaga kondisi kesehatan penderita agar tetap stabil.

“Penurunan angka penularan dan kematian ini erat kaitannya dengan penderita yang rutin menjalani terapi ARV,” tambahnya.

Syamsuri menuturkan, terapi ARV mampu menekan risiko komplikasi serius yang berpotensi berujung pada kematian. Oleh karena itu, Dinkes P2KB Sumenep terus mendorong penderita HIV/AIDS untuk disiplin menjalani pengobatan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Dihadiri Ribuan Masyarakat dan Pemuda Millenial, Brigib Optimis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

Selain fokus pada aspek medis, Dinkes P2KB Sumenep juga menaruh perhatian besar pada persoalan stigma di masyarakat.

Menurut Syamsuri, stigma masih menjadi hambatan utama bagi penderita untuk berani memeriksakan diri dan mengakses layanan kesehatan.

“Stigma menjadi penghalang utama bagi penderita untuk terbuka dan mencari pengobatan. Akibatnya, sebagian memilih menyembunyikan status kesehatannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, upaya pencegahan dan pengobatan harus dilakukan sedini mungkin agar hasilnya lebih efektif. Deteksi dini dinilai berperan besar dalam menekan angka kematian, khususnya pada kasus-kasus baru.

“Pencegahan dan pengobatan yang dilakukan lebih awal terbukti berdampak signifikan terhadap penurunan angka kematian,” ujarnya.

Dinkes P2KB Sumenep berharap, melalui penguatan layanan kesehatan, peningkatan edukasi publik, serta terciptanya lingkungan sosial yang lebih terbuka dan suportif, penanganan HIV/AIDS di Sumenep dapat semakin optimal.

“Harapannya, masyarakat bisa lebih terbuka dan memberikan dukungan kepada para penderita, sehingga mereka tidak merasa dikucilkan,” pungkas Syamsuri.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 14:21 WIB

Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Berita Terbaru