Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat, Gerakan Bantu Petani Menggema di Sumenep

Minggu, 23 Juli 2023 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Nurul Fadillah, Kordinator Gerakan Bantu Petani

Foto. Nurul Fadillah, Kordinator Gerakan Bantu Petani

SUMENEP, nusainsider.com Gerakan Bantu Petani di wilayah sumenep, madura jawa Timur mulai terlihat diberbagai grup-grup whatsapp, bahkan juga dipasar minggu sejak pagi tadi, Minggu 23 Juli 2023.

Diketahui, Bawang merah Rubaru merupakan bawang varietas lokal asli rubaru sumenep dengan aroma yang lebih aromatik. Ditanam didaerah dataran tinggi rubaru, oleh petani lokal dengan penggunaan bahan kimia minim dan dengan kearifan lokal kabupaten sumenep.

“Gerakan tersebut hadir guna membantu petani di tengah anjloknya harga bawang merah pada petani saat ini karena musim panen di beberapa daerah penghasil bawang seperti di brebes, nganjuk, probolinggo dan lainnya”, kata Nurul fadillah kepada wartawan media nusainsider.com, Minggu(23/7/23). 

Baca Juga :  Masyarakat Bogor Berharap Anies Baswedan Menang Pada Pilpres 2024, Ini Alasannya

Maka saat ini, harga bawang merah berkisar dengan angka Rp 15.000 bahkan diprediksi terjun bebas menyentuh angka Rp. 12.000/Kg.

Berbeda dengan beberapa minggu dan 1 bulan yang lalu yang harganya melambung tinggi, “Imbuhnya.

Namun, harga tersebut tidak dengan harga di pasaran. Sehingga gerakan Bantu Petani dibangun dan digaungkan sebagai upaya menstabilkan harga disaat panen raya, mengajarkan petani melakukan treatment pasca panen agar mampu bersaing dan memiliki pasar sendiri.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Batuputih Layani Pasien Sesuai SOP, Begini Jelasnya

“Sekaligus mengenalkan bawang merah varietas lokal yang juga diperhitungkan dipasar regional serta antar provinsi”, Jelasnya.

Ditambahkan, kedepan, gerakan ini tidak hanya ditempatkan di satu lokasi. Tetapi juga akan melebarkan lokasi sesuai kesiapan barang serta kekuatan tenaga.

Foto Bersama Gerakan Pemuda Bantu Petani Bersama Inspektorat Sumenep, minggu 23 Juli 2023.

“Saya berharap, pemuda dan masyarakat ikut mendukung dan bergabung dalam rangka meningkatkan taraf perekonomian petani di kabupaten sumenep ini”, Tambahnya

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) sumenep mengapresiasi aksi Bantu Petani yang dilakukan oleh Pemuda dan Masyarakat Sumenep tersebut.

Kegiatan sederhana ini diharapkan dapat membantu para petani rubaru dalam rangka menekan perekonomian yang sulit dan naiknya harga-harga kebutuhan sehari-hari. Yuk Bantu Petani tersenyum, “kata Arif Firmanto saat dikonfirmasi media ini, Minggu 23 Juli 2023.

Ia menyebut tantangan sektor pertanian ke depan akan semakin besar. Bukan hanya untuk pemenuhan kuantitas, tetapi juga kualitas.

Baca Juga :  Ma'ruf Maulana Hadiri Kegiatan Sumenep Investment Summit Dikampus Uniba ; Upaya Dukung Produk Madura

Sehingga, Kemajuan harus terus dikembangkan. Tantangan semakin besar, masalah pasti ada. Tapi bagi kita, tantangan itu harus menjadi peluang,” Paparnya.

Dirinya berharap, gerakan Bantu Petani ini tetap digaungkan oleh pemuda dan masyarakat khususnya petani, dan jika bisa jangan hanya 1 (satu) komuditas saja.

“Karena sumenep juga memiliki potensi pertanian yang cukup komprehensif, mulai dari cabai, pisang, melon dan sebagainya”, Harapnya.

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB