Upaya Perlawanan Terhadap KSP Moeldoko, Proklamasi Memanggil II Akan Kembali Di Gelar Disini

Jumat, 23 Juni 2023 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Setelah selesai menyelenggarakan Proklamasi Memanggil pada hari jumat tanggal 16 Juni lalu yang di isi dengan kegiatan Cap Jempol Darah dan Mimbar Bebas yang dihadiri kurang lebih 1.000 orang dari unsur kader dan simpatisan Partai Demokrat serta dihadiri juga oleh Relawan dari Bakal Capres Anies Baswedan dengan semangat juang yang tinggi.

Namun sangat disayangkan semangat juang tersebut dianggap remeh oleh KSP Moeldoko dengan mengeluarkan statement yang bernarasi menyindir “Biar saja darah mereka habis”, ” Kata DPP Partai Demokrat.

Bappeda Sumenep

Tentu sikap yang ditunjukan oleh KSP Moeldoko mecoba mendegdradasi dan meremehkan esensi aksi tersebut.

Baca Juga :  Kemiskinan Kota Bogor Meningkat, ini kata ketua komisi IV

Sedangkan adanya aksi tersebut karena adanya Upaya Pembegalan Partai Demokrat, yang dimana bukan hanya menggangu kedaulatan Partai Demokrat, tetapi juga semakin menciderai Demokrasi yang sesungguhnya sedang terseok-seok di Negara kita tercinta.

Upaya begal Partai Demokrat ini juga berpotensi merampas hak rakyat indonesia untuk memilih pemimpin yang dikehendaki dalam hal ini Bapak Anies Baswedan.

Hal ini tentu saja akan mengganggu dan menghambat proses Pencapresan Bapak Anies Baswedan, Dimana sesungguhnya kerja Tim Koalisi yang tergabung dalam TIM 8 (Partai Demokrat, PKS , Partai Nasdem & Tim Anies Baswedan) telah selesai, dan hanya perlu untuk dideklarasikan, “imbuhnya.

Tetapi karena adanya Upaya Pembegalan Partai Demokrat yang dilakukan oleh KSP Moeldoko akan menghambat proses Pencapresan Bapak Anies Baswedan yang memiliki semangat Perubahan untuk Indonesia.

Baca Juga :  Usai Deklarasi ; Tiga Syarat Fauzi Maju Sebagai Calon Gubernur Jatim

Oleh karena itu Aksi diberi nama Proklamasi Memanggil II ini adalah salah satu upaya perlawanan terhadap KSP Moeldoko.

Aksi ini adalah tindak lanjut dari Proklamasi Memanggil yang akan diisi dengan rangkaian Mimbar Bebas dan aksi teatrikal pada hari Jumat Tanggal 23 Juni 2023 mulai pukul 14.00 bertempat di Kantor DPP Partai Demokrat.

Loading

Berita Terkait

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru
7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat
Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI
banner 325x300

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:59 WIB

7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI

Berita Terbaru