SUMENEP, nusainsider.com — Pimpinan Redaksi media nusainsider.com, Ach Toifur Ali Wafa, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep.
Ucapan tersebut disampaikannya usai menjalankan tugas sebagai bilal dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri di Musala Barokatul Haromain, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, pada Sabtu (21/3/2026).
Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Toifur sapaan akrabnya mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk turut ambil bagian dalam pelaksanaan ibadah di hari kemenangan tersebut setiap Tahun.
Ia menilai, momen Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan titik balik spiritual bagi setiap umat Muslim setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
“Selama 30 hari kita sebagai umat manusia telah melewati ibadah puasa di bulan Ramadan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Maka hari ini, kita kembali menjadi manusia yang suci, kembali kepada fitrah, bersih dari dosa,” ujarnya.
Menurutnya, esensi dari Idul Fitri adalah bagaimana setiap individu mampu menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menjalani puasa bukan hanya diukur dari menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Toifur juga mengaku bahwa pengalaman menjadi bilal Salat Id memberikan kesan tersendiri baginya.

Ia merasa lebih dekat dengan masyarakat sekaligus semakin menyadari pentingnya peran kebersamaan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya bisa merasakan langsung kebersamaan, kekhusyukan, dan semangat umat dalam merayakan hari kemenangan. Semoga kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya di hari raya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta menghapus segala perbedaan yang selama ini mungkin menjadi penghalang dalam hubungan sosial.
“Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk membuka lembaran baru. Mari kita saling memaafkan dengan tulus, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang, dan kembali memperkuat persaudaraan,” tambahnya.
Sebagai pimpinan redaksi, Toifur juga berharap media dapat terus menjadi sarana penyebaran informasi yang positif dan membangun, terutama dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat.
Di akhir pernyataannya, ia kembali menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim, seraya berharap keberkahan Ramadan dapat terus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kekuatan untuk terus berbuat kebaikan,” tutupnya.
![]()
















