Warga Saur Saebus Tagih Janji, Eks Kades Diduga Ingkar Soal Uang PTSL

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Warga Saur-saebus kecamatan Sapeken Sumenep, Jawa Timur

Foto. Warga Saur-saebus kecamatan Sapeken Sumenep, Jawa Timur

SUMENEP, nusainsider.com Suasana panas kembali mencuat di Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Warga menuntut kejelasan dari mantan kepala desa terkait janji pengembalian uang dugaan pungutan liar (pungli) program PTSL.

Kemarahan warga memuncak lantaran janji pengembalian dana tidak ditepati. Padahal, saat mediasi resmi di Kantor Kecamatan Sapeken, mantan kepala desa menyatakan kesanggupan mengembalikan uang pungli kepada warga.

“Sudah jelas saat mediasi, beliau sepakat akan mengembalikan uang pungutan. Tapi sampai Senin, 16 Juni 2025, dia tidak datang ke Balai Desa sesuai kesepakatan,” ujar seorang warga yang hadir dalam pertemuan itu.

Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh pihak Kecamatan Sapeken dan dihadiri perwakilan masyarakat. Dalam kasus ini, ratusan warga mengaku diminta membayar Rp400.000 per orang untuk pengurusan sertifikat tanah melalui program PTSL.

Baca Juga :  Keselamatan Terancam, Warga Sapeken Minta Tol Laut Sanus 74 Dihentikan Sementara

Padahal, berdasarkan ketentuan resmi, PTSL seharusnya tidak membebani warga dengan pungutan sebesar itu. Kondisi diperparah dengan tidak adanya tindak lanjut dari mantan kepala desa pasca lengser dari jabatannya.

Beberapa warga menyatakan sulit menghubungi yang bersangkutan. Bahkan, beberapa agenda pertemuan yang sudah dijanjikan dibatalkan secara sepihak tanpa penjelasan yang jelas.

Pihak Kecamatan Sapeken melalui Kepala Seksi Pemerintahan mengaku telah berupaya menjalankan fungsi mediasi. Namun pelaksanaan pengembalian uang tetap bergantung pada komitmen dan itikad baik mantan kades.

“Kami sudah memfasilitasi mediasi dan menyampaikan komitmen yang harus dipenuhi. Tapi soal pelaksanaan, semua kembali ke kesediaan mantan kepala desa,” tegasnya.

Kini warga berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang. Mereka meminta Inspektorat Kabupaten dan Aparat Penegak Hukum segera turun tangan menyelidiki dugaan pungli dan memastikan dana masyarakat dikembalikan.

Baca Juga :  Diplomasi Seni di Pasar Global, Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Pelaku Budaya

Sementara itu, pihak pewarta tidak punya akses guna konfirmasi ke Eks kades Saur-saebus. Namun hak Jawab tetap kami tunggu

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien
Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial
Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat
DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda
PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan
CV Lang Buana Dorong Koperasi Petani Kelapa untuk Suplai Industri VCO
PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda
Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:35 WIB

Di Tengah Ombak dan Gelap Laut, Perawat Nonggunong Perjuangkan Nyawa Pasien

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:46 WIB

Lewat Film Pesta Babi, PMII Sumenep Ajak Publik Refleksi Soal Keadilan Sosial

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Puskesmas Dasuk Jadi Lokasi Evaluasi CC112, Layanan Kesehatan Desa Diperkuat

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:51 WIB

DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00 WIB

PN Sumenep Angkat Bicara Soal Tudingan Suap di Kasus Sengketa Lahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:34 WIB

PT Arinna dan KNPI Sumenep Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Generasi Muda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:19 WIB

Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:53 WIB

BKPSDM Sumenep Mulai Petakan Pengisian Lima Jabatan Strategis OPD

Berita Terbaru