SUMENEP, nusainsider.com — Postur anggaran makanan dan minuman (mamin) di kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep pada tahun anggaran 2025 tercatat cukup fantastis.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Sumenep, alokasi anggaran mamin tersebut mencapai Rp 242 juta. Anggaran itu kemudian dipecah dalam 23 paket kegiatan.

Dari total paket tersebut, terdapat dua kategori besar, yakni mamin jamuan tamu sebanyak 4 paket dan mamin kegiatan rapat sebanyak 19 paket.
Rinciannya dapat dilihat dalam grafis diatas, menunjukkan variasi nilai mulai dari ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah.
Untuk belanja mamin jamuan tamu, nilai anggaran bervariasi. Mulai dari Rp 3,08 juta, Rp 11,2 juta, Rp 11,2 juta, hingga yang tertinggi Rp 11,38 juta.
Sedangkan untuk mamin rapat, terdapat paket dengan nilai kecil, misalnya Rp 135 ribu hingga Rp 450 ribu, namun juga ada paket dengan nominal besar, bahkan menembus Rp 36,36 juta dalam satu kegiatan.
Jika dijumlahkan keseluruhan, belanja mamin rapat menjadi porsi paling besar dengan total 19 paket. Angka ini memperlihatkan bagaimana konsumsi rapat masih menjadi salah satu pos signifikan dalam penyusunan anggaran.
Sejumlah pihak aktivis menilai, porsi anggaran mamin di Dinsos P3A Sumenep ini cukup besar dan perlu dikaji ulang efektivitasnya.
Pasalnya, nilai ratusan juta untuk kebutuhan jamuan dan rapat dikhawatirkan mengurangi alokasi program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, khususnya terkait layanan sosial, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinsos P3A Sumenep belum memberikan klarifikasi resmi terkait alokasi anggaran tersebut.
![]()
Penulis : Wafa

















