Wow! Potensi Pertanian Komoditas Bawang Merah di Batang-batang Berada di Empat Desa

Selasa, 8 Agustus 2023 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Masyarakat petani Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, khususnya yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) setempat, sangat antusias menanam bawang merah varietas rubaru.

Kualitas bawang merah di Kecamatan Batang-batang yang dihasilkan pun diakui bermutu dan tidak kalah dengan kecamatan lain di Kabupaten Sumenep.

Saat ini, penanaman bawang merah di Kecamatan Batang-batang dilakukan secara musiman.

Baca Juga :  Kepala Sekolah SMA Negeri 6 di Duga Mark Up Harga Alat kebersihan Sekolah

Koordinator Penyuluh Kecamatan Batuputih, Hendro mengaku, untuk di Kecamatan Batang-batang saat ini terdapat 4 desa yang berpotensi menanam bawang merah varietas rubaru.

“4 (empat) desa penghasil bawang merah di Kecamatan batang-batang itu diantaranya, Tamidung, Nyabakan Barat, Nyabakan Timur, Jenang,” terang Endro Setiyadi kepada nusainsider.com, Selasa (8/8/2023).

Endro setiyadi juga mengaku, karena ini petani baru yang membudidayakan bawang merah, alhamdulillah kualitas bawang merah yang dihasilkan masyarakat Kelompok Tani di Kecamatan Batang-batang itu lumayan bagus.

Foto. PPL Batang-batang bersama Petani Bawang merah desa tamidung, kecamatan Batang-batang

“Kualitasnya lumayan bagus, Budidaya Bawang merah di Kecamatan Batang-batang itu mempunyai mutu yang InsyaAllah tidak akan kalah dengan kecamatan lain, hanya saja masih perlu pendampingan khusus karena lagi-lagi petani baru, “ungkapnya.

Koordinator Penyuluh Kecamatan Batang-batang, Endro Setiyadi menambahkan, selain bawang merah, di Batang-batang itu juga ada potensi pertanian tanaman komoditas lain di antaranya, Cabe besar, cabe kecil, tomat, tembakau, timun, kacang tanah, semangka dan lainnya.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Eksekusi Penjara 12 Tahun Karena Ini

“Pertanian di Kecamatan Batang-batang itu sangat layak untuk dikembangkan, kualitas tanah juga potensial diberbagai desa,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan pertanian (DKPP) merasa bersyukur karena daerah lain diluar Rubaru sebagai pusat kawasan agropolitan juga mencoba membudidayakan komoditas bawang merah sebagai pengembangan produksi.

“Salahsatu upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat tentunya dengan mengembangkan potensi yang ada seperti tanaman bawang merah ini,” ungkap Arif Firmanto, Kepala DKPP Sumenep saat dikonfirmasi media nusainsider, Selasa (8/23).

Semua petani yang tekun, telaten, InsyaAllah budidaya bawang merah itu akan sukses. Intinya butuh ketelatenan dan kesabaran dalam merawat.

Baca Juga :  HUT RI Ke 78 ; Komunitas Instruktur Zin Sulut (KIZS) Gelar Ulang Tahun Ke 7

Ketika ada penyakit agar segera konsultasi ke Penyuluh pertanian lapangan (PPL) terdekat untuk segera di atasi.

“InsyaAllah, ketika sudah bisa menanam kedepan seiring dengan semangat petaninya akan kami kembangkan wdan diberikan bantuan bibit termasuk juga daerah lain yang memiliki potensi budidaya bawang merah”, Jelasnya

Ditambahkan, kami berharap potensi yang dimiliki ini dapat terus dikembangkan untuk lebih memakmurkan masyarakat yang tanahnya memiliki potensi.

Apalagi selama ini terkait dengan penjualan produksi pertanian disini tidak bingung, karena sudah ada Koperasi PIR bahkan petani yang menjadi anggota koperasi juga sudah membuka Stand guna Membumi Bawangkan Hasil Panen petani setiap hari minggu di depan Mall Pelayanan publik” tambahnya.

Loading

Berita Terkait

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian
DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar
Kejahatan Naik, Status Kepolisian Naik: IMM Sumenep Desak Polresta Perkuat Kinerja

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:43 WIB

Kejahatan Naik, Status Kepolisian Naik: IMM Sumenep Desak Polresta Perkuat Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:23 WIB

“Jangan Omong Kosong!” PMII Sumenep Desak Pemkab Segera Wujudkan Perda Tembakau

Berita Terbaru