Kepala Sekolah SMA Negeri 6 di Duga Mark Up Harga Alat kebersihan Sekolah

- Pewarta

Selasa, 8 Agustus 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, nusainsider.com Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Manado, diduga melakukan Mark Up harga pada pembelian ATK melalui CV Anugerah Ilmu Porodisa, dari penelusuran awak media bahwa Kepala Sekolah SMA 6 Manado Sami Prang, memesan alat kebersihan Kepada CV tersebut dengan harga yang fantastis.

Diketahui harga satuan barang yang di pesan Kepala Sekolah ini jauh lebih mahal dari pada harga satuan yang ada dipasaran, contohnya harga gayung yang ada di pasaran berkisar Rp 7000 sementara harga satuan yang dipesan oleh Kepala Sekolah adalah Rp 35000.

Hal ini sontak mendapat tanggapan keras dari Ketua LSM Merah Putih Perjuangan Hendra Tololiu, menurut Hendra hal ini adalah penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), karena untuk membayar pesanan ATK tersebut memakai dana BOS. Senin 31 Juli 2023

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Eksekusi Penjara 12 Tahun Karena Ini

“Yang dilakukan oleh Kepala Sekolah tersebut adalah penyalahgunaan dana BOS, dan hal ini sudah termasuk dalam tindak pidana Korupsi”, ucap Hendra.

Hendra juga menyampaikan, kalau dia menduga ada “main mata” antara pihak Sekolah dan pihak CV, karena harga yang di ajukan oleh Kepala Sekolah itu sudah sangat tidak masuk akal sehat, karena harga pasaran perbarang jauh lebih murah dari yang diajukan oleh Kepala Sekolah kepada CV Anugerah Ilmu Porodisa.

“Saya menduga pihak Sekolah dan pihak CV ada “main mata” sehingga walaupun harganya sudah tidak wajar pihak sekolah tetap membayarnya, saya minta Kejaksaan dan Inspektorat dapat memeriksa Kepala Sekolah tersebut”, tegas Hendra.

Baca Juga :  Dugaan Dana Pensiunan Pegawai PDAM Manado Terancam Tidak di Bayar

Sementara itu Kepala Sekolah Sami Prang saat ditemui membenarkan pesanan tersebut, namun harga yang terlampir adalah harga yang sudah ditentukan oleh pihak CV Anugerah Ilmu Porodisa, awalnya dia (Kepala Sekolah-Red) mempertanyakan harga tersebut karena menurutnya harga tersebut sudah tidak wajar.

“Saya memang benar memesan sejumlah ATK kepada CV tersebut, namun masalah harga itu bukan dari saya karena harga tersebut adalah harga yang diberikan oleh pihak CV kepada saya, saya juga sudah memanggil pihak CV untuk mengklarifikasi soal harga tersebut karena menurut saya sudah tidak wajar”, ujar Sami.

Lanjutnya, tapi menurut pihak CV harga tersebut sudah termasuk pajak yang akan dibayarkan pihak CV, karena barangnya sudah dibawa suka atau tidak suka saya harus membayarnya memakai dana BOS, lagi pula pemilik dari CV tersebut adalah teman saya makanya saya harus membayar barang pesanan saya walau dengan harga yang tidak wajar”, ucap Sami dengan nada tinggi.

Baca Juga :  HUT RI Ke 78 ; Komunitas Instruktur Zin Sulut (KIZS) Gelar Ulang Tahun Ke 7

Sami sapaan akrabnya juga mempersilahkan awak media memviralkannya atau membuat berita. karena menurutnya, dirinya juga merasa di tipu oleh pihak CV Anugerah Ilmu Porodisa dengan harga yang tidak wajar.

“Rekam, apa yang saya sampaikan ini dan silahkan viralkan pihak CV karena bukan saya yang memberikan harga tersebut”, beber Sami dengan nada kesal. 07/08/2023

Loading

Berita Terkait

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan
PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara
Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil
Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu
Dipastikan Ikut BK PON XXI, Ketua Asprov PSSI Jatim Mengapresiasi KONI Pusat dan Gubernur
RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing
Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 09:14 WIB

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:19 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:15 WIB

Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk

Sabtu, 2 Maret 2024 - 21:16 WIB

Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:14 WIB

Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu

Sabtu, 2 Maret 2024 - 08:58 WIB

RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing

Jumat, 1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:04 WIB

Jelang Rekap Suara Provinsi, Ning Lia: Perjuangan Para Saksi InsyaAllah Pengantar Kemenangan

Berita Terbaru

Nasional

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Mar 2024 - 18:19 WIB