Wow! Tong-tong Angin Ribut dan Mega Remmeng Bertemu Dalam Pagelaran SMSI Award

Kamis, 29 Mei 2025 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kemeriahan Musik Tong-tong Angin Ribut dan Mega Remmeng Warnai Malam Anugerah SMSI Award 2025 di Depan Labang Mesem Pendopo Sumenep

Foto. Kemeriahan Musik Tong-tong Angin Ribut dan Mega Remmeng Warnai Malam Anugerah SMSI Award 2025 di Depan Labang Mesem Pendopo Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Ribuan masyarakat tumpah ruah di pelataran jalan depan Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu malam (28/5), menyaksikan pagelaran SMSI Award 2025 yang dikemas dengan nuansa budaya khas Madura.

Dua grup musik tradisional tongtong, Angin Ribut dari Pasongsongan dan Megaremmeng dari Legung, menjadi magnet utama yang menyedot perhatian pengunjung dalam malam puncak pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) se-Madura 2025.

Grup musik tongtong tampil dengan aransemen energik yang dipadukan irama khas Madura. Warga dari berbagai pelosok berdatangan menikmati pertunjukan, berbelanja di deretan stan UMKM lokal, serta menyaksikan langsung tokoh-tokoh publik menerima penghargaan bergengsi.

“Saya hadir dari sore, nunggu sampai malam karena penasaran sama musik Angin Ribut. Ternyata luar biasa, ditambah acaranya juga penuh apresiasi kepada orang-orang hebat di Madura,” kata Hamdani Rojas, salah satu pengunjung dari Kecamatan Saronggi.

Selain menghadirkan grup musik, acara juga dimeriahkan kehadiran pejabat daerah seperti Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, Kepala Diskominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, dan perwakilan Forkopimda serta kepala dinas dari empat kabupaten di Madura.

Baca Juga :  Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025, DRT The Big Family Teguhkan Pelestarian Budaya Madura

Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa SMSI tidak hanya fokus pada pemberitaan digital, tetapi juga pada peran strategis media sebagai mitra pembangunan dan pelestari budaya lokal.

“Kami ingin membuktikan, bahwa momen pelantikan bisa kita kemas dengan acara perayaan kolaborasi media, budaya, dan penghargaan bagi insan yang menginspirasi di Madura,” beber Wahyu.

Sebanyak 39 tokoh penerima SMSI Award 2025 diumumkan dan diberikan penghargaan atas kontribusi mereka di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan desa, dunia usaha, pendidikan, hingga tokoh muda pertanian.

Baca Juga :  Rumit! APBD Sumenep Potensi Dikorupsi, Skandal CV Shovia Bratajaya Wajib Diselidiki

Download narasi penghargaan untuk 39 tokoh penerima SMSI Award 2025 DISINI

Momentum ini, lanjut pria asal Pulau Sapeken ini, menjadi catatan penting bahwa media tidak sekadar bertugas menyebarkan informasi, tetapi juga diharapkan mampu menjembatani nilai-nilai budaya dan kemanusiaan kepada publik secara menyeluruh.

“SMSI akan selalu membuka diri untuk berkolaborasi lintas sektor, demi kepentingan dan kemajuan Madura,” tegasnya.

Pelantikan pengurus SMSI dari empat kabupaten Madura dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, MH., yang menyampaikan pentingnya media agar terus membangun ekosistem informasi yang sehat dan inklusif.

“Saya berharap SMSI terus membangun sinergi dengan semua pihak. Organisasi ini lahir sebagai wadah media siber yang independen namun tetap berkontribusi untuk kemajuan daerah,” pesan Sokip saat sambutan.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia
FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh
Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:55 WIB

Yang Paling Sakit Bukan Kepergian, Melainkan Kebenaran yang Tak Pernah Terucapkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:34 WIB

Pesantren Al-Islamiyah Gandeng Yonif TP 931/KJ Bentuk Santri Tangguh Lewat Kemah HIMMAH ke-51

Berita Terbaru