SUMENEP, nusainsider.com — Kabupaten Sumenep kembali meneguhkan diri sebagai pusat kreativitas dan budaya melalui Festival Kopi 2025 – East Java Brew yang akan digelar pada 28 Agustus hingga 3 September 2025. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian Madura Culture Festival (MCF) #3.
Festival kopi ini bukan sekadar ruang untuk menikmati seduhan nikmat, tetapi juga dirancang sebagai ajang edukasi, kreativitas, serta kolaborasi pecinta kopi. Pameran produk UMKM, kompetisi, workshop, hingga hiburan musik akustik turut hadir dalam suasana hangat khas penikmat kopi.

Rangkaian akan dimulai dengan Soft Opening pada Kamis 28 Agustus 2025, yang meliputi registrasi tenant, gladi bersih, dan hiburan musik akustik. Sehari setelahnya, Opening Ceremony akan digelar pada Jumat 29 Agustus 2025, dibuka dengan sambutan panitia, pemerintah daerah, serta sponsor.
Prosesi simbolis menuang kopi ke gelas besar akan menandai dimulainya festival, dilanjutkan dengan momen spesial “Seruput Kopi Bareng Bupati” yang mempertemukan pengunjung, tenant, dan tokoh daerah.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut positif gelaran ini.
“Festival ini menjadi wadah kolaborasi lintas komunitas, ajang edukasi bagi UMKM kopi, sekaligus promosi pariwisata daerah,” ujarnya kepada media, Sabtu (23/8/2025).
Menurutnya, kopi bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian dari budaya sekaligus penggerak perekonomian lokal melalui petani dan pelaku UMKM.
“Festival ini bukan hanya tentang minum kopi, tetapi juga tentang menghargai prosesnya, mengenali petani lokal, serta memahami kontribusi industri kopi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Cak Fauzi pun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat.
“Semoga Festival Kopi ini menjadi momentum berharga bagi pecinta kopi, memperkuat komunitas lokal, serta mengangkat potensi kopi daerah kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ayong Krisnadi Ketua Panitia Festival Kopi 2025 menegaskan bahwa acara ini lebih dari sekadar menyeruput kopi.
“Kami ingin membangun ekosistem dengan menghadirkan ruang pertemuan antara pelaku UMKM, pecinta kopi, dan masyarakat. Harapannya, Sumenep bisa menjadi ikon kopi Jawa Timur yang memberi manfaat ekonomi sekaligus promosi wisata,” tegasnya Ayong melalui keterangannya yang diterima media ini, Sabtu 23 Agustus 2025.
Selain suguhan acara yang variatif, pengunjung juga akan mendapat diskon spesial 50% untuk pembelian 1 kg kopi selama festival berlangsung. Informasi tenant dapat diakses melalui nomor WhatsApp yang tersedia.

Festival Kopi 2025 – East Java Brew menghadirkan agenda padat dan beragam:
- Kamis, 28 Agustus – Soft Opening
- Jumat, 29 Agustus – Opening Ceremony
- Sabtu, 30 Agustus – Pameran & Workshop Brewing: inovasi kopi, basic brewing, kompetisi latte art, Sunset Coffee Tunes
- Ahad, 31 Agustus – Talkshow Bisnis Kopi: “Bisnis Kopi untuk Gen Z”, kisah sukses UMKM, networking, Jazz & Soul Night, Open Mic
- Senin, 1 September – Kompetisi Manual Brew & Mystery Box: lomba racikan bahan misteri, edukasi kopi, pengumuman pemenang, Pop Folk Night
- Selasa, 2 September – Workshop Budidaya Kopi: edukasi budidaya & pascapanen, demo interaktif, Country & Blues Night
- Rabu, 3 September – Hiburan musik, voting tenant favorit, awarding ceremony, serta Closing Acoustic Jam Session
Dengan konsep edukatif, kreatif, sekaligus penuh kebersamaan, Festival Kopi 2025 – East Java Brew siap menjadi magnet baru bagi pecinta kopi dan wisatawan yang berkunjung ke Sumenep.
![]()
Penulis : Wafa

















