Simak dan Perhatikan! Pemkab Sumenep Terbitkan Imbauan Tentang Pelaksanaan Karnaval, Begini

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Drs Achmad Dzulkarnaen, Kepala Bakesbanpol kabupaten Sumenep

Foto. Drs Achmad Dzulkarnaen, Kepala Bakesbanpol kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comPemkab Sumenep melalui Bakesbangpol mengeluarkan imbauan resmi terkait pelaksanaan karnaval tingkat kecamatan dan desa. Imbauan ini tertuang dalam Surat Nomor 2 Tahun 2025, tertanggal 14 Agustus 2025, yang ditujukan kepada seluruh camat.

Surat tersebut merupakan tindak lanjut rapat Forkopimda Sumenep pada 13 Agustus 2025 yang dipimpin Bupati Sumenep. Hasil rapat menegaskan, karnaval harus memperhatikan nilai agama, moral, dan budaya setempat.

Baca Juga :  Kemendagri sebut Operasi Pasar Murah Hanya Untuk Foto

Bakesbangpol menekankan, karnaval bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana menyampaikan pesan positif.

Kreativitas peserta tetap diperbolehkan, namun harus sesuai norma daerah. Salah satu aturan yang ditekankan adalah larangan bagi peserta laki-laki mengenakan pakaian menyerupai perempuan.

“Aturan ini untuk menjaga nilai moral dan budaya masyarakat Sumenep,” tegas Kepala Bakesbangpol, Drs. Achmad Dzulkarnaian, M.H, Jumat (15/8/2025).

Foto. Surat Imbauan Tentang Karnaval Oleh Badan kesejahteraan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) kabupaten Sumenep

Ia menegaskan, imbauan ini bukan pembatasan kebebasan berekspresi, melainkan pedoman agar perayaan tetap dalam koridor agama dan budaya.

“Kami ingin karnaval menjadi ajang mempererat kebersamaan, mempromosikan budaya, dan mendidik generasi muda,” ujarnya.

Karnaval di Sumenep selama ini menjadi agenda tahunan yang dinanti, menampilkan pawai budaya, arak-arakan kendaraan hias, dan pertunjukan seni dari desa maupun kecamatan. Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi media promosi potensi lokal dan pariwisata.

Baca Juga :  Janji Untung 70 Persen dalam 40 Hari: Jejak Dugaan Penipuan di Sumenep Diduga Libatkan Oknum Kiai

Dengan imbauan ini, Pemkab berharap pelaksanaan karnaval 2025 berjalan lancar, aman, serta mencerminkan identitas dan ciri khas masyarakat Madura, khususnya Sumenep.

Surat tersebut juga ditembuskan kepada Bupati sebagai laporan dan bahan pengawasan.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru