Tradisi Unik! Jaran Bodhag Probolinggo Tampil Memikat di Sumenep

Minggu, 31 Agustus 2025 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penampilan Jaran Bodhag Asal Kabupaten Probolinggo di Madura Culture Festival#3

Foto. Penampilan Jaran Bodhag Asal Kabupaten Probolinggo di Madura Culture Festival#3

SUMENEP, nusainsider.com Malam ketiga Madura Culture Festival (MCF) #3 semakin meriah dengan penampilan Kabupaten Probolinggo yang membawakan kesenian khas mereka, Jaran Bodhag.

Tarian tradisional ini berhasil memikat penonton dengan kekompakan dan keindahan gerakannya, hingga mendapat sorakan meriah dari ribuan pengunjung.

Kesenian Jaran Bodhag sendiri memiliki sejarah panjang. Menurut catatan budaya, seni ini mulai dikenal masyarakat Probolinggo sejak awal masa kemerdekaan. Salah satu tokoh asal Probolinggo menjelaskan kepada nusainsider.com, bahwa Jaran Bodhag merupakan turunan (hybrid) dari kesenian Jaran Kecak.

Bedanya, jika Jaran Kecak menggunakan kuda asli, Jaran Bodhag justru memakai tiruan kuda berbahan rotan dan kayu.

Baca Juga :  Saatnya Komunitas Berperan: Strategi Baru Bupati Sumenep dalam Membangun Pariwisata

Biasanya, Jaran Bodhag ditampilkan pada momentum penting masyarakat, seperti khitanan, santunan, hingga berbagai perayaan tradisional sebagai bentuk hiburan.

“Kesenian ini sudah menjadi tradisi turun-temurun. Masyarakat biasanya menghadirkannya dalam hajatan untuk memeriahkan suasana,” ungkap salah seorang warga Probolinggo yang hadir dalam acara tersebut.

Pada penampilan di MCF #3, para seniman Probolinggo menghadirkan Jaran Bodhag dengan nuansa khas. Mereka tampil dalam arak-arakan meriah yang diiringi musik kenong telo’ dan sronen, instrumen tradisional yang kental dengan nuansa Jawa Timur dan Madura.

Baca Juga :  117 Warga Sumenep Terima Bantuan RTLH Rp 30 Juta, Pemerintah Fokus Kualitas Bangunan

Dari pantauan media ini, pertunjukan Jaran Bodhag dibawakan oleh dua orang pembawa kuda tiruan, serta dua orang Janis atau penari pengiring yang menambah semarak tarian.

Kostum para penampil tampak gemerlap, unik, dan penuh warna, seakan menunjukkan kreativitas estetik pemiliknya untuk memikat perhatian penonton.

Kehadiran Jaran Bodhag di MCF #3 bukan sekadar hiburan, melainkan juga menjadi ruang pelestarian seni budaya lokal.

Baca Juga :  Dua Perusahaan Rokok Ilegal di Guluk-guluk Kembali Disorot, ALARM: Kami Akan Surati Kemenkeu!

Melalui ajang ini, kesenian tradisional yang hampir jarang tampil di ruang publik kembali menemukan panggung untuk diperkenalkan kepada generasi muda serta masyarakat luas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta
Bencana di Torbang, Pemkab Sumenep Pastikan Korban Dapat Bantuan dan Perhatian
Lewat KOPRIFEST, KOPRI Sumenep Tegaskan Peran sebagai Garda Depan Gerakan Perempuan
Ta’aruf Perdana, IPNU Sumenep Periode 2026–2028 Fokus Perluas Jangkauan ke Perkotaan
Cuci Kendaraan Rasa Relaksasi, Simple Car Wash Sumenep Sediakan Kursi Pijat
Fauzi As, LSM: Lapar Siang Malam
DRT The Big Family Ajak Pemuda Jaga Persatuan di Momentum Milad Pemuda Muhammadiyah
Bangun Mindset Sukses, Mahasiswa Wiraraja Digembleng Lewat Workshop PKM

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:41 WIB

Perjuangan Panjang Masalembu: Dari 1.300 Tiang Listrik hingga Dukungan Swasta

Senin, 4 Mei 2026 - 13:28 WIB

Bencana di Torbang, Pemkab Sumenep Pastikan Korban Dapat Bantuan dan Perhatian

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:35 WIB

Lewat KOPRIFEST, KOPRI Sumenep Tegaskan Peran sebagai Garda Depan Gerakan Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:04 WIB

Ta’aruf Perdana, IPNU Sumenep Periode 2026–2028 Fokus Perluas Jangkauan ke Perkotaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:56 WIB

Cuci Kendaraan Rasa Relaksasi, Simple Car Wash Sumenep Sediakan Kursi Pijat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:59 WIB

DRT The Big Family Ajak Pemuda Jaga Persatuan di Momentum Milad Pemuda Muhammadiyah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:41 WIB

Bangun Mindset Sukses, Mahasiswa Wiraraja Digembleng Lewat Workshop PKM

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar

Berita Terbaru