Catat! Grup Musik Tong-tong Angin Ribut Berkesempatan Raih Juara Umum Kembali di Festival Tahun ini

Rabu, 24 September 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dekorasi Grup tong-tong Angin ribut, Pasongsongan Sumenep

Foto. Dekorasi Grup tong-tong Angin ribut, Pasongsongan Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com  Gelaran akbar Festival Musik Tong-tong se-Madura 2025 semakin mendekati hari pelaksanaan. Event bergengsi yang masuk dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN) ini dijadwalkan akan berlangsung pada 18 Oktober 2025 mendatang di Kabupaten Sumenep.

Festival tahunan ini selalu ditunggu masyarakat Madura, khususnya pecinta musik tradisional tong-tong yang menjadi identitas budaya khas daerah.

Setiap Tahun, penyelenggaraan festival ini diinisiasi oleh Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Ketua FKPPI Sumenep sekaligus Ketua Panitia Festival Musik Tong-tong se-Madura 2025, Edi Susanto, menyampaikan bahwa persiapan acara sudah hampir rampung.

Baca Juga :  Komitmen Dispendukcapil Sumenep Wujudkan Tagline 'Bismillah Melayani' di Wilayah Kepulauan

Ia menegaskan festival ini bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga wadah pelestarian budaya sekaligus ajang prestasi bagi para seniman Madura.

“Kalau memang itu baik dan layak, mungkin bisa. Sejak dulu, ketentuan dari panitia memang memperbolehkan pemegang juara berturut-turut sampai tiga kali,” ujar Edi kepada nusainsider.com, Rabu (24/9/2025).

Pernyataan tersebut menjawab rasa penasaran publik terkait peluang Grup Musik Tong-tong Angin Ribut, sang juara umum dua kali berturut-turut pada 2023 dan 2024. Tahun ini, mereka kembali difavoritkan agar mempertahankan Piala Bergilir Bupati Sumenep.

Baca Juga :  Tak Sekadar Bergizi, MBG Dasuk laok Dorong Kuliner Lokal Lewat Menu Cake

Menurut Edi sapaan akrabnya, peluang Angin Ribut meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya terbuka lebar.

“Kalau masih dua kali, artinya masih ada kesempatan meraih juara umum kembali, jika memang layak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa aturan terkait batas maksimal tiga kali berturut-turut menjadi juara umum sudah lama diterapkan dalam festival musik tong-tong ini.

Tradisi tersebut, katanya, telah dijaga sejak masa kepemimpinan FKPPI sebelumnya.

“Aturan itu sudah ada sejak dulu, mulai dari kepemimpinan Pak Darto, kemudian dilanjutkan Pak Farid, hingga sekarang saya. Jadi, aturan itu memang tetap berlanjut,” tegasnya.

Festival Musik Tong-tong se-Madura 2025 diprediksi akan semakin seru dan penuh ketegangan. Persaingan antar grup dipastikan berlangsung ketat, mengingat banyaknya grup musik tong-tong dari berbagai daerah di Madura yang sudah menyiapkan penampilan terbaik.

Baca Juga :  Dana BOS Disorot, DPRD Sumenep Minta Sekolah Mandiri Susun RKAS dan SPJ

Bagi masyarakat Madura, musik tong-tong bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana memperkuat jati diri, kebersamaan, dan budaya lokal.

Dengan masuknya festival ini dalam kalender KEN 2025, diharapkan gaungnya dapat menarik perhatian wisatawan nasional bahkan internasional, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati
Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat
Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah
Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:24 WIB

Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Berita Terbaru

Berita

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:33 WIB