Ngopi Sekaligus Berdaya: Karang Taruna Gelugur Luncurkan Coffee & Herbal Shop

Kamis, 25 September 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Opening Coffee & Herbal Shop Karang taruna Desa Gelugur Kabupaten Sumenep

Foto. Opening Coffee & Herbal Shop Karang taruna Desa Gelugur Kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Desa Gelugur pada Selasa malam, 23 September 2025 kemarin.

Alunan musik dan kebersamaan warga menandai soft opening Coffee & Herbal Shop, hasil kolaborasi Karang Taruna Merdeka Gelugur, Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) Gelugur, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Anugerah.

Karang Taruna sebagai inisiator mendapat dukungan penuh dari Kopdes, Pemerintah Desa (Pemdes), dan BUMDes. Sumber pendanaan difasilitasi oleh Kopdes, sementara bangunan memanfaatkan fasilitas BUMDes yang sudah ada.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gelugur, Imam Mukhsin, menyampaikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Karang Taruna bersama Kopdes dan BUMDes.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan desa.

“Apresiasi sebesar-besarnya untuk mereka. Terima kasih juga karena sudah turut serta membangun desa. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut ke arah yang lebih produktif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Kopdes Gelugur, Arief Rahman, menegaskan bahwa dukungan yang diberikan bukan hanya sebagai tanggung jawab institusi, melainkan juga bentuk kepedulian pribadi sebagai bagian dari masyarakat.

“Tidak sebagai ketua Kopdes pun saya akan mendukung kegiatan yang ada di desa. Selama kegiatan yang sifatnya pemberdayaan, pasti saya dukung,” tegasnya.

Arief menambahkan, keberadaan Coffee & Herbal Shop diharapkan tidak semata menjadi aktivitas bisnis, tetapi juga wadah komunikasi lintas generasi.

Baca Juga :  DEAR Jatim Gelar Aksi Bisu, Suarakan Perang terhadap Korupsi di Sumenep

Ia menekankan pentingnya ruang berkumpul agar tidak ada kesenjangan antara generasi tua dan muda.

“Dengan ngumpul dan ngobrol, tidak ada yang tidak bisa diselesaikan. Saya ingin ini bukan sekadar bisnis, tetapi juga jembatan komunikasi antar generasi, agar pemberdayaan terus berjalan tanpa kendala,” pungkasnya.

Hal serupa disampaikan Ketua BUMDes Gelugur, Achmad Fauzi. Ia menaruh harapan besar agar Karang Taruna mampu mengelola usaha ini secara konsisten dan profesional.

“Ya, saya harap teman-teman bisa mengelola dengan baik. Agar Karang Taruna selain berdaya juga harus berjaya,” kata Fauzi.

Sementara itu, Penjabat (PJ) Kepala Desa Gelugur, Deny Widiyanto, menilai kolaborasi tersebut merupakan momentum penting bagi kemajuan desa.

“Awal yang baik. Ini adalah tombol kemajuan yang telah mereka nyalakan. Tentu mereka harus bertanggung jawab dengan apa yang mereka mulai,” ucapnya sambil menegaskan peran pemerintah sebagai pendamping proses pembangunan.

Dari sisi Karang Taruna, Fadlillah selaku Sekretaris berharap dukungan dari Kopdes dan BUMDes tidak berhenti pada tahap awal, tetapi terus berlanjut.

“Saya berharap bisa terus berkolaborasi dan didampingi ke depan,” singkatnya.

Dengan adanya Coffee & Herbal Shop ini, Desa Gelugur diharapkan tidak hanya memiliki ikon baru dalam bidang usaha desa, tetapi juga ruang bersama yang dapat memperkuat ikatan sosial masyarakat.

Baca Juga :  R4 Bergerak: Tenaga Non-ASN Sumenep Tuntut Kepastian di Ibu Kota

Kolaborasi lintas elemen tersebut diyakini menjadi pijakan awal menuju pemberdayaan yang lebih berkelanjutan.

Loading

Penulis : Rif

Berita Terkait

Di Tengah Sorotan Proyek Pelra Rp45,1 Miliar, Kekayaan Kepala KSOP Kalianget Tercatat Rp876 Juta
Nama Anggota DPR Ramai Disebut, LSM Bidik Minta Kejagung Beri Kepastian Hukum
Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Polres Sumenep Evaluasi Kinerja Jajaran Polsek
Petani Cabai Batuputih Dapat Dukungan Polri, Produktivitas Pertanian Terus Didorong
Kementan Perkuat Peran Perempuan Tani, Lahan Tidur Disulap Jadi Sumber Pangan Bergizi
Wow! Kabag Hubla Kemenhub RI Tanggapi Polemik Proyek PELRA Kalianget Rp45 Miliar, Kepala KSOP Masih Bungkam
Keraton Sumenep Jadi Panggung Kebangkitan Budaya, GEN Ajak Pemuda Rawat Identitas Daerah
IWO Sumenep Gelar Lomba Pidato Bung Karno, Pemkab Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan dan Bahasa Madura

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:28 WIB

Di Tengah Sorotan Proyek Pelra Rp45,1 Miliar, Kekayaan Kepala KSOP Kalianget Tercatat Rp876 Juta

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:57 WIB

Nama Anggota DPR Ramai Disebut, LSM Bidik Minta Kejagung Beri Kepastian Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:55 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Polres Sumenep Evaluasi Kinerja Jajaran Polsek

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:52 WIB

Petani Cabai Batuputih Dapat Dukungan Polri, Produktivitas Pertanian Terus Didorong

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

Kementan Perkuat Peran Perempuan Tani, Lahan Tidur Disulap Jadi Sumber Pangan Bergizi

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:36 WIB

Keraton Sumenep Jadi Panggung Kebangkitan Budaya, GEN Ajak Pemuda Rawat Identitas Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:26 WIB

IWO Sumenep Gelar Lomba Pidato Bung Karno, Pemkab Dorong Pelestarian Nilai Perjuangan dan Bahasa Madura

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli

Berita Terbaru