SUMENEP, nusainsider.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bumi berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Kepulauan Sapudi beberapa hari lalu.
Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laily Maulidy, mengungkapkan bahwa bantuan yang mulai disalurkan meliputi sembako, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, tenda, terpal, serta kebutuhan dasar lainnya.
Selain itu, juga dipersiapkan program rehabilitasi rumah warga dan tempat ibadah yang rusak akibat guncangan.
“Memang masih belum terdistribusi semua. Tapi rekan-rekan di lapangan sudah bergerak. Bantuan akan terus berjalan hingga seluruh warga terdampak menerimanya,” jelas Laily, Jumat (3/10/2025).
Menurutnya, jumlah warga terdampak cukup banyak sehingga penyaluran bantuan tidak mungkin dilakukan sekaligus dalam satu waktu. Namun ia menegaskan bahwa tidak akan ada satupun warga yang terlewat.
“Dipastikan semua akan mendapat bagian, tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.
Laily, yang akrab disapa demikian, menambahkan bahwa pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta lembaga lain untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Ia menyebut, prioritas utama saat ini adalah memenuhi kebutuhan dasar warga serta memastikan kondisi pengungsian tetap layak huni.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Baznas Sumenep, Achmad Rahman, menyatakan bahwa lembaganya juga telah menyalurkan bantuan berupa paket logistik serta uang tunai bagi warga terdampak.
Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
“Hal ini kami lakukan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah ditimpa musibah. Baznas hadir bersama pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi,” kata Rahman.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tidak hanya dalam bentuk logistik, tetapi juga dukungan moral dan pendampingan. Baznas berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk BPBD, dalam upaya pemulihan pasca-bencana.
Dengan sinergi antarinstansi, pemerintah berharap proses penyaluran bantuan dapat berlangsung lebih cepat dan merata, sehingga masyarakat terdampak bisa segera bangkit dari keterpurukan akibat gempa bumi tersebut, “Tutupnya
![]()
Penulis : Wafa
















