MAGEN-Z Jadi Penutup Indah Kiprah LKK PCNU Sumenep: Keluarga Tangguh, Umat Kuat

Minggu, 9 November 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Magen-Z LKK PCNU SUMENEP di Wisata Pantai Lombang Sumenep

Foto. Kegiatan Magen-Z LKK PCNU SUMENEP di Wisata Pantai Lombang Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comSebanyak 250 peserta memeriahkan Festival MAGEN-Z yang digelar di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (9/11/2025).

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program Madrasah Gaharu Keluarga untuk Pasutri Gen Z yang diinisiasi Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PCNU Sumenep.

Program Madrasah Gaharu telah berlangsung sejak September dengan dua kali pertemuan tatap muka di Kecamatan Bluto. Sebanyak sepuluh pasangan muda generasi Z terlibat aktif dalam kegiatan edukatif tersebut.

Mereka belajar dan berdiskusi tentang pentingnya membangun keluarga pembaharu, memperkuat nilai-nilai spiritualitas, serta memahami peran keluarga sebagai fondasi kemaslahatan umat. Pendekatan yang diambil LKK NU menekankan keseimbangan antara nilai agama, psikologi, dan sosial.

Ketua LKK PCNU Sumenep, Raudlatun, M.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival MAGEN-Z bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga refleksi dari pengabdian lembaga di akhir masa khidmah.

“Kami ingin menegaskan bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan berawal dari keluarga. LKK PCNU Sumenep berupaya agar pasangan muda memiliki wawasan, nilai, dan semangat untuk membangun keluarga yang tangguh dan berdaya,” ujarnya.

Raudlatun menambahkan, keluarga yang kuat akan menjadi benteng pertama dalam menghadapi tantangan zaman. Karena itu, LKK PCNU berkomitmen melanjutkan gerakan pembinaan keluarga muda melalui berbagai program lanjutan yang lebih inovatif dan partisipatif.

Baca Juga :  BPBD dan Baznas Sumenep Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Gempa di Sapudi

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, Pemerintah Desa Lombang, serta sejumlah donatur dan mitra strategis, termasuk ASHOKA yang aktif mendukung inovasi sosial dalam penguatan keluarga.

“Kolaborasi menjadi kunci. Semua pihak yang terlibat adalah bagian penting dari ekosistem kebaikan ini,” kata Raudlatun.

Sementara itu, Ketua MWC NU Batang-Batang juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai memiliki dampak sosial luas bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena puncak dari berbagai persoalan sosial sebenarnya bisa diselesaikan melalui keluarga,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Camat Batang-Batang yang hadir mewakili Bupati Sumenep. Ia menilai, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menumbuhkan generasi muda yang berkarakter.

Baca Juga :  Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Foto Bersama LKK PCNU SUMENEP usai Kegiatan Magen-Z di Wisata Pantai Lombang.

“NU telah banyak membantu program kabupaten di berbagai sektor. Jika dulu dunia berubah karena pemuda, maka sekarang perubahan dimulai dari diri sendiri dan keluarga,” katanya.

Dukungan juga datang dari Ketua PCNU Sumenep. Menurutnya, Nahdlatul Ulama memiliki peran besar tidak hanya di bidang pendidikan atau pesantren, tetapi juga dalam ruang-ruang sosial yang lebih terbuka.

“NU juga bisa hadir di ruang-ruang outdoor seperti di Pantai Lombang ini. Harapannya, kegiatan seperti ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan umat,” jelasnya.

Festival MAGEN-Z tidak hanya menghadirkan refleksi dan sambutan tokoh, tetapi juga menampilkan berbagai hiburan rakyat. Di antaranya, kesenian tradisional Tontong Pecot Ngamox Batang-Batang yang menjadi daya tarik utama pengunjung.

Baca Juga :  Bukti Semangat Tanpa Batas, Yessy Lulus Hukum dengan Predikat Membanggakan

Selain itu, berbagai fun game keluarga turut digelar. Anak-anak, pasangan muda, hingga keluarga besar ikut berpartisipasi dalam permainan edukatif yang menumbuhkan kekompakan dan nilai kebersamaan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi lintas generasi, mempertemukan nilai-nilai tradisi dengan semangat modernitas. Festival MAGEN-Z menunjukkan bahwa dakwah sosial dapat dikemas dengan kreatif tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Raudlatun menegaskan, semangat kebersamaan yang terbangun dalam Festival MAGEN-Z akan terus dijaga sebagai energi baru bagi generasi muda NU di masa mendatang.

“Kami berharap gerakan keluarga muda NU terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk membangun keluarga yang harmonis, religius, dan solutif,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, LKK PCNU Sumenep menutup masa khidmahnya dengan optimisme. Festival MAGEN-Z bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal baru bagi gerakan sosial keagamaan yang berfokus pada keluarga sebagai pusat peradaban.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya
Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani
Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas

Berita Terbaru