Perkimhub Sumenep Perkuat Program Bedah Rumah di Pedesaan dan Kepulauan

Rabu, 26 November 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Disperkimhub Sumenep, Drs Yayak Nurwahyudi M.Si

Foto. Kepala Disperkimhub Sumenep, Drs Yayak Nurwahyudi M.Si

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menggencarkan program penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang masih ditemukan di berbagai wilayah, terutama di kawasan pedesaan, pesisir, dan pulau-pulau kecil. Upaya ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Perkimhub), sejumlah langkah strategis disiapkan untuk memastikan warga dapat tinggal di hunian yang aman, sehat, dan layak sesuai standar kebutuhan dasar.

Kondisi RTLH yang masih banyak ditemui meliputi struktur bangunan rapuh, atap bocor, lantai tanah, hingga sanitasi yang buruk. Situasi tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, tetapi juga menurunkan produktivitas dan kualitas hidup keluarga.

Baca Juga :  Dari Gereja untuk Semua: FKUB Sumenep Wujudkan Harmoni Lewat Bakti Sosial Natal

Kepala Dinas Perkimhub Sumenep, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si., mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, ratusan unit rumah di berbagai kecamatan masih masuk kategori tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera untuk mengurangi risiko sosial maupun kesehatan.

“Kami memprioritaskan keluarga berpenghasilan rendah yang belum pernah menerima bantuan perumahan. Pendataan dan verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan tepat sasaran,” tegas Yayak, Rabu (12/11/2025).

Sejumlah program pun digulirkan untuk mempercepat penanganan, mulai dari bantuan perbaikan atau bedah rumah melalui dukungan pemerintah pusat, provinsi, maupun desa, hingga peningkatan kualitas hunian yang dilengkapi desain teknis dan supervisi pembangunan.

Baca Juga :  Antara Kredit dan Kriminal: Warga Pajagalan Jadi Korban Arogansi Pegawai FIF Sumenep!

Perkimhub juga memperluas kolaborasi dengan sektor swasta, lembaga sosial, serta komunitas masyarakat agar jangkauan program semakin luas, terutama di daerah terpencil dan kepulauan yang membutuhkan perhatian khusus.

Selain itu, pemerintah menyediakan pendampingan teknis dan edukasi tentang sanitasi sehat serta perawatan rumah agar masyarakat dapat mempertahankan kondisi hunian secara berkelanjutan dan tidak kembali masuk kategori RTLH.

Yayak sapaan akrabnya menegaskan bahwa kehidupan yang layak selalu dimulai dari kondisi rumah yang sehat dan aman. Karena itu, penanganan RTLH diposisikan sebagai salah satu strategi penting dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Dari Madura ke Mancanegara, PT Empat Sekawan Mulia Ikut Sukseskan MEC 2025

Ia menambahkan bahwa sinergi antarinstansi, dunia usaha, serta lembaga sosial menjadi kunci percepatan. Dengan semangat gotong royong, penyelesaian RTLH diyakini dapat dilakukan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak keluarga di seluruh Sumenep.

Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli merawat hunian serta lingkungan sekitar. Dengan begitu, manfaat program dapat berlangsung jangka panjang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru