Perempuan, Politik, dan Kualitas: Pesan Tegas Ning Lia untuk Kader HMI

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Serap Aspirasi Dr Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.i., M.E.I bersama Aktivis Badko HMI Jatim

Foto. Kegiatan Serap Aspirasi Dr Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.i., M.E.I bersama Aktivis Badko HMI Jatim

SURABAYA, nusainsider.com Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., menegaskan bahwa peran perempuan dalam politik tidak boleh direduksi hanya pada aspek fisik atau kecantikan semata. Politik, menurutnya, menuntut kualitas, kapasitas, dan integritas yang nyata.

Penegasan tersebut disampaikan Senator yang akrab disapa Ning Lia itu dalam forum diskusi bersama Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Timur. Diskusi tersebut mengangkat tema peran strategis perempuan dalam kepemimpinan dan politik kebangsaan, serta diikuti kader HMI dari berbagai daerah.

Dalam paparannya, Ning Lia mengajak peserta untuk bersikap kritis terhadap konstruksi sosial tentang kecantikan perempuan yang kerap berubah seiring perkembangan zaman dan budaya.

Baca Juga :  Tasyakuran Kemerdekaan RI 79, Pradja Timur Daya Apresiasi Komitmen Bupati Sumenep Perbaiki Infrastruktur Di Berbagai Desa

Ia menekankan bahwa standar kecantikan tidak pernah bersifat absolut.

“Pada masa Yunani Kuno, tubuh gemuk dianggap ideal. Di Dinasti Han, kecantikan diidentikkan dengan kaki kecil. Era Renaisans memuja tubuh berisi dan kulit cerah. Tahun 1920-an justru mengagungkan tubuh ramping dan maskulin. Kini, media sosial kembali membentuk standar baru melalui budaya populer Korea Selatan,” papar Ning Lia.

Perubahan standar tersebut, lanjutnya, membuktikan bahwa kecantikan bersifat relatif dan tidak semestinya dijadikan tolok ukur utama dalam menilai kapasitas perempuan, khususnya dalam ruang publik dan politik.

“Jangan membeli sesuatu yang tidak kita tahu bentuk dan isinya. Begitu pula dalam politik, jangan hanya terpukau pada tampilan luar. Yang utama adalah kualitas, kapasitas, dan integritas,” tegas Senator DPD RI tersebut.

Ia juga menyoroti kuatnya pengaruh beauty influencer dan budaya visual di era digital yang kerap membentuk persepsi masyarakat secara dangkal.

Baca Juga :  Ning Lia Raih RSA 2025, Serukan Media Sehat demi Demokrasi Berkualitas

Menurutnya, perempuan harus mampu melampaui standar fisik dengan membangun kompetensi, karakter, dan kebermanfaatan sosial.

Sebagai Wakil Rakyat Terpopuler dan Paling Disukai di Jawa Timur versi ARCI 2025, Ning Lia menegaskan bahwa kecantikan sejati tidak hanya terletak pada outer beauty, melainkan juga inner beauty yang tercermin dari kecerdasan, sikap, keteguhan prinsip, serta kemampuan berkomunikasi.

Bahkan, ia menyebut kecerdasan emosional dan konsistensi nilai sebagai “kekuatan super” perempuan dalam menghadapi tantangan politik dan kepemimpinan.

Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu juga merangkum nilai-nilai utama yang perlu dimiliki perempuan, khususnya kader HMI, yakni kindness (kebaikan hati), adaptability (kemampuan beradaptasi), respect (saling menghormati), toughness (ketangguhan), intelligence (kecerdasan), negotiation skill (kemampuan bernegosiasi), dan integrity (integritas).

Baca Juga :  Di Tengah Ketegangan Global, Jawa Timur Justru Tampil Perkasa Serap Ratusan Ribu Pekerja

“Perempuan tidak cukup hanya cantik. Ia harus cakap, berkarakter, dan mampu memberi dampak nyata. Politik membutuhkan kualitas, bukan sekadar visual,” pungkas Putri KH Maskur Hasyim tersebut

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim
Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment
JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet
Eduwisata ke Markas TNI, Siswa SLBN Bugih Dapat Pengalaman Belajar Penuh Makna
Wacana Sumenep Kepulauan Menguat, Hosnan: Harus Berdampak pada Kebijakan Pembangunan
Besok! Semarak HUT RI ke-81, Jalan Sehat Gayam Siapkan Sepeda Listrik dan Puluhan Hadiah

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:52 WIB

JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Wacana Sumenep Kepulauan Menguat, Hosnan: Harus Berdampak pada Kebijakan Pembangunan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Besok! Semarak HUT RI ke-81, Jalan Sehat Gayam Siapkan Sepeda Listrik dan Puluhan Hadiah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Gangguan Mesin di Laut, Dharma Ferry 1 Gagal Lanjutkan Pelayaran ke Sapudi

Berita Terbaru