Seleksi Sekda Sumenep Memanas, Adu Kuat “Tongkat dan Tasbih” Vs “Kuda Terbang

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Abdul Mahmud, M.Ap Aktivis Kebijakan Publik kabupaten Sumenep.

Foto. Abdul Mahmud, M.Ap Aktivis Kebijakan Publik kabupaten Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep semakin memanas.

Situasi ini mencuat setelah muncul kabar mundurnya salah satu kandidat yang sebelumnya digadang-gadang memiliki peluang besar terpilih pada tahap akhir seleksi

Selain itu, tidak lolosnya salah satu figur yang dinilai memiliki latar belakang kuat dan menjadi harapan sebagian masyarakat Sumenep turut menambah dinamika proses seleksi tersebut.

Pengamat kebijakan publik dan reformasi birokrasi, Abdul Mahmud, menyebut kondisi seleksi Sekda Sumenep saat ini sebagai “adu mekanik sosok calon Sekda antara pembawa tongkat dan tasbih versus kuda terbang”.

Baca Juga :  95 Persen Bergantung Pusat, DPRD Sumenep Desak Desa Kembangkan Potensi Lokal

Menurut Abdul, istilah tersebut menggambarkan persaingan figur-figur kuat yang memiliki karakter, pengalaman, serta jejaring yang berbeda dalam perebutan posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Ia menilai, Mohammad Iksan sebagai salah satu figur yang diibaratkan pembawa tongkat dan tasbih, memiliki optimisme besar untuk melaju hingga tahap akhir seleksi.

Namun, dinamika persaingan disebut semakin ketat setelah munculnya Agus Dwi Syahputra yang dinilai telah “Menaiki Kuda Terbang” untuk mengambil alih peluang tersebut.

Baca Juga :  Mengejutkan! Strategi Dibalik Kemenangan Achmad Fauzi Pada Periode Kedua Karena Ini

Abdul menambahkan, mundurnya Arif Firmanto serta tidak lolosnya Eric Susanto tidak perlu disikapi secara berlebihan. Menurutnya, dinamika seperti itu merupakan hal yang lumrah dalam proses seleksi jabatan struktural.

“Hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme seleksi pejabat yang biasa terjadi. Jadi bukan sesuatu yang baru dalam proses pengisian jabatan strategis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul menilai, persaingan saat ini mengarah pada figur yang mampu memadukan kekuatan kepemimpinan, spiritualitas, serta jejaring lintas pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Baca Juga :  Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep

Ia menyebut, peluang saat ini mengerucut pada siapa yang mampu menggabungkan peran pembawa tongkat dan tasbih serta kuda terbang, yang dinilai sama-sama dimiliki oleh Mohammad Iksan maupun Agus Dwi Syahputra.

Sementara itu, sesuai mekanisme seleksi terbuka jabatan Sekda, panitia seleksi akan menyerahkan tiga nama kandidat terbaik kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk kemudian menentukan satu nama yang akan ditetapkan sebagai Sekda definitif.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial
Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:26 WIB

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Berita Terbaru