95 Persen Bergantung Pusat, DPRD Sumenep Desak Desa Kembangkan Potensi Lokal

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Komisi I DPRD Sumenep, Khairul Anwar

Foto. Komisi I DPRD Sumenep, Khairul Anwar

SUMENEP, nusainsider.com Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Khairul Anwar, menekankan pentingnya kemandirian desa dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan di tengah kebijakan pemotongan anggaran hingga 70 persen.

Menurutnya, kebijakan tersebut justru harus dimaknai sebagai momentum bagi pemerintah desa untuk berpikir lebih visioner serta berorientasi pada pembangunan jangka panjang.

Ia menilai, desa dan pemerintah kabupaten pada dasarnya diharapkan mampu menjadi wilayah yang mandiri secara finansial.

“Jika desa sudah mandiri secara finansial, maka pembangunan desa bisa berjalan lebih berkelanjutan karena tidak sepenuhnya bergantung pada transfer dari pusat,” ujar Khairul Anwar, Minggu (18/1/2026).

Ia mengungkapkan, selama ini tingkat ketergantungan desa terhadap pemerintah pusat masih tergolong tinggi. Bahkan, sekitar 95 persen pendanaan desa di Kabupaten Sumenep masih bersumber dari transfer pusat, baik melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

Baca Juga :  Warga Kepulauan Menderita, FPR Desak Pemerintah Benahi Tata Niaga BBM di Raas

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi desa untuk mulai mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. Penguatan kreativitas dan inovasi dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan antar desa serta dinamika ekonomi global yang terus berkembang.

Khairul Anwar menegaskan, potensi sumber daya alam yang melimpah di Sumenep harus diolah secara kreatif agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Baca Juga :  Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Hal ini dinilai sangat relevan mengingat mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani, pekebun, dan nelayan.

“Potensi alam yang kita miliki harus diolah dengan kreativitas agar menghasilkan nilai tambah. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih mandiri dan tidak selalu bergantung pada subsidi atau bantuan dana dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia berharap, melalui pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, desa-desa di Sumenep dapat tumbuh menjadi wilayah yang berdaya saing serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Berita Terbaru